ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA

ASING KARNA TAK LAGI BERSAMA

  • WpView
    Reads 153
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadMatureComplete Mon, Jul 6, 2020
Aku takkan menyalahkan takdir bila memang harus berpisah, Aku hanya membenci hari hari setelahnya. Berharap menemukan senyuman itu di ladang yang tandus, kering dan sunyi. Seperti itulah gambaran perasaan seorang ayah, Disaat hakim memutuskan untuk mensetujui perceraian. KARMA! Jika memang karma,aku baru saja memulai kisah. Bukankah tuhan membenci sebuah perceraian? Lalu apa ini sebuah takdir untukku? Optimisku masih positif, mungkin ini jalan yang terbaik untuk kata berpisah. Rasa optimisku menuntunku untuk bertemu pilihan tuhan, dengan hadirnya dia yang mampu mengubur masalaluku tapi tidak untuk menemani hari tuaku. Benci tanpa kata iklas, sudah merasuk dalam hati. Mengambil alih susunan memori kenangan agar tak terlintas dalam benak. ~Seseorang tidak Terlahir untuk Jadi Pemimpin Namun Keadaan yang Memilihnya~ ~Ketika Cinta Menjadi Nyata,Dia akan Menemukan Jalannya Sendiri~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE in SILENCE
  • You Promised [END]
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • Luka & Lara (Completed)
  • EDAMAME [TAMAT]
  • Our Journey To Love
  • forget you
  • Sedekat Nadi Sejauh Matahari [BELUM REVISI]

(follow dulu sebelum membaca) "saya berniat mengkhitbah putri bapak." seorang laki-laki yang ia kenal sebagai kakak tingkatnya dikampus tiba-tiba saja datang kerumahnya untuk melamar. bahkan untuk saling bertegur sapa pun mereka tidak pernah, hanya beberapa kali bertemu itupun secara tidak sengaja di area kampus. dengan penuh keberanian, laki-laki berparas tampan dengan tinggi semampai itu menatap lekat pria paruh baya dihadapannya. "kamu mengenal putriku?" laki-laki itu menggeleng. "tujuan saya mengkhitbah putri bapak karena saya ingin berkenalan lebih lanjut dengan putri anda, saya ingin mengenal jauh sebelum saya menikahinya." *** "abang serius?" laki-laki tampan itu sudah merasa muak dengan posisinya yang tidak bisa berbuat apa-apa, sejauh ini ia hanya diam dan sesekali memperhatikan dari jauh. sambil terus bertanya-tanya pada dirinya sendiri, namun ia merasa cukup takut untuk mengungkapkan. bukan, bukan takut atas pengakuannya pada sang wanita. melainkan ia takut rasa sukanya diketahui oleh setan, dan berakhir ia kalah dalam tekadnya untuk tetap menjaga diri dari godaan sebangsa jin. bagaimana kelanjutan, simak cerita ini sampai ending ya!! ig: anggipriskilia [#1wilda 12 mei 2025] [#2fiskiremaja 1 juni 2025] [#3abiyan 12 mei 2025] [#5diam 1 juni 2025]

More details
WpActionLinkContent Guidelines