I'm Not Arrogant

I'm Not Arrogant

  • WpView
    Reads 185
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 22, 2020
Ada seorang siswa SMA yang di cap sombong oleh teman sekelasnya. "SOMBONG" Kalimat itu di anugrahi oleh seorang gadis aneh,pendiam,bisa dibilang agak cantik.Namun,bagi Anggara wanita ini gila.Tak punya otak.Bisa-bisanya perempuan sepertinya mengumpat seseorang seperti Anggara.Pria tampan yang membuat semua wanita tergila-gila karena nya.Lain dengan wanita gila itu. Apa baginya Anggara tidak tampan? Apa Dia bukan tipe gadis itu? Tapi, perlahan semua terpecahkan. Ada dua hal yang tak bisa di tebak dari manusia, takdir dan isi hati. Suatu hari, Alea menjadi sosok yang sangat berbeda. Dari yang tadinya pendiam, kini tak bisa diam. Dari yang tadinya ga suka bertele-tele, kini ia jadi cerewet bawel. Dan satu lagi, ia berubah seakan dirinya seperti wanita gila. Tentunya, semua berawal dari Cinta.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Permen Kaki Aya (Tamat) ✓
  • Please Say I Love You [END]
  • AKSALEA
  • ARKANA DIRGANTARA
  • JANUARGHA
  • "Algantara Delano Arlaska"
  • COOL BOY VS BAD GIRL
  • Aku Yang Selalu Diremehkan
  • Ketos Vs Adek Kelas

Sinopsis SMA Labschool kedatangan satu siswa laki-laki. Daniel Kim, nama yang diperkenalkan. Hanya nama, tidak dengan identitas lainnya. Hal tersebut membuat Aya si gadis pengemut permen kaki penasaran. Jatuh cinta pada pandangan pertama. Itu yang Aya alami terhadap laki-laki misterius tersebut. Namun, ketika semua fakta tentang siapa Daniel yang sebenarnya mulai terungkap, perasaan itu mulai mengambang. Timbul keraguan, apakah ia tetap harus bertahan dengan rasa yang dimilikinya? Mencintai atas segala perbedaan itu sulit. Tak seperti cita rasa pada permen kaki. Meskipun permen kaki memiliki perbedaan antara rasa manis dan asam, ia tetap bisa bersatu dan menimbulkan sebuah rasa yang unik. Sebuah rasa penuh drama, derita, yang mungkin saja berakhir bahagia atau mungkin tidak, karena kita tidak bisa menebak takdir apa yang telah Tuhan rencanakan di kehidupan kita selanjutnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines