We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Epiphany
  • WpView
    Reads 70
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jul 20, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Nayara, gadis pendiam yang tidak banyak bicara. Nayara mengalami masa itu walaupun ia harus melawan ego yang sudah lama terbentuk dalam dirinya. Indah memang, namun luka seolah selalu mengiringi setiap kisah bahagia yang bahkan belum dimulai. Tidak semua kisah cinta pertama berakhir seperti kisah Cinderella dan Pangeran yang hidup bahagia. Kisah ini tidak sesederhana yang kamu kira.
All Rights Reserved
#497
lie
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Pertama Ophelia
  • GASA [end]
  • AKSELIO NALENDRA
  • Waiting To Be Ended
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • Bintang [end]
  • Enmity
  • TRAUMA

Alih-alih berdamai dengan kehilangan dan ganti menghasratkan pada objek baru, kegagalan cinta pertama akan terus diingat menjadi hikayat. Dan cinta pertama akan terus mengada. Ophelia atau yang akrab disapa Lia, baru saja pindah ke kota sebelah dari kota asalnya dikarenakan sang Ibu yang telah lama menjanda memutuskan untuk menikah lagi dan memilih tinggal bersama suami barunya. Suami barunya juga bernasib sama, telah lama menduda dan memiliki satu anak laki-laki kelas tiga SMA bernama Boby atau kerap dipanggil Bob, yang notabene akan menjadi saudara tiri Lia. Sejak keduanya, Lia danBob tinggal dibawah atap yang sama, mereka sama sekali tidak akur, bahkan pertemuan pertamanya menyebalkan bagi keduanya. Perasaan remaja yang rumit, darah muda yang masih mentah serta kerapuhan dan lapisan emosi lain membuat hubungan keduanya berjalan penuh lika-liku. Satu-satunya kesamaan adalah bahwa keduanya adalah warga keturunan, membuat mereka ingat bahwa di masa krisis hanya pada keluargalah mereka bersandar. Mereka mesti berjibaku dengan kendala-kendala dalam diri yang tak semua orang disekitarnya mengerti. Walau bersekolah disekolah yang sama, alih-alih kompak sebagai saudara, keduanya malah sering cek-cok dan adu argument tentang hal-hal sepele, yang membuat perjalanan kisah meraka unik dan penuh kegilaan. Kegilaan itu mencakup patgulipat asmara, kesunyian, kenangan, kesedihan, luka batin, kekerasan dan keputusasaan. Gambaran kenakalan Bob, berpadu Lia yang cerdas, menjadikan kisah mereka begitu puitik.

More details
WpActionLinkContent Guidelines