RILIA
  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 21, 2020
Aulia yang selalu iri dengan Rini karena Rini selalu dibanggakan oleh orang tuanya. Menurut Aulia, semua yang dilakukan oleh dia dianggap biasa saja oleh orang tuanya padahal menurut Aulia, semua yang dilakukan oleh Rini biasa saja tetapi di mata orang tuanya terlihat sangat luar biasa. Apakah Aulia akan tinggal diam atau bertindak untuk menyingkirkan Rini?
All Rights Reserved
#1
bahasaindonesiagps
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DINAR BINTI DIRHAM (TAMAT LENGKAP)
  • PAMIT (END)
  • Auriga [END]
  • Rindu Arti Bahagia (TAMAT)
  • Freaky Family [END]
  • Cahaya Yang Tak Ternilai [TAMAT]
  • Plot Twist Sang Figuran (TERBIT)
  • Guratan Kehidupan
  • Constellations From The Room
  • Cerbung jirayut rara "Takkan Terganti"

Dinar tahu Pram adalah pria yang baik. Tapi predikat baik saja tidak cukup untuk membangun sebuah kehidupan rumah tangga bersama sampai menua. *** Ada dua hal yang Dinar benci di dunia ini. Anak-anak dan pernikahan. Ditinggal pergi oleh Papi dari kecil membuat Dinar trauma terhadap pernikahan. Ia memandang semua lelaki sama rata seperti Dirham, Papinya. Dinar tak ingin mencetak Dinar-Dinar yang lain di masa mendatang. Cukup satu Dinar saja. Sampai suatu ketika, Dinar diperkenalkan oleh seorang duda anak satu yang begitu kaku seperti dirinya. Pernah mengalami kegagalan rumah tangga sebagaimana Papinya, dan dengan berani lelaki itu mengajaknya membangun sebuah pernikahan bersama. Satu paket komplit seperti apa yang Dinar benci. Dinar tak tahu cara menolak yang paling sopan bagaimana. Yang ia tahu, Pram adalah lelaki dingin dengan otak encer yang paling paham bagaimana cara memperistri Dinar secara diam-diam ketika Dinar sudah merasa aman dari ancaman. Dan ketika Dinar dibelenggu habis-habisan oleh ikatan suci itu, satu per satu buah pikirannya mulai teruraikan. Ya, menikah tidaklah semenyeramkan yang dibayangkannya. Pram bukan pria brengsek seperti Dirham. Dan yang paling penting, menikah dengan Pram tidaklah seburuk itu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines