MY POSSESIVE BROTHER

MY POSSESIVE BROTHER

  • WpView
    Reads 360,650
  • WpVote
    Votes 13,421
  • WpPart
    Parts 35
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 20, 2020
WpInfo
Fanfic
Marvel
Tes ~tes Darah tiba tiba mengalir melalui hidung queen yang mampu membuat queen menangis ketakutan... "Da-darah hikss~hikss ke kenapa sih hikss dengan aku?kenapaaaaa hiksss kenapa akhir-akhir ini aku mimisan muluuuuu?hiksss"teriak queen menangis pilu. "Dan hiiiikss ke-keluarga hikss aku yang lain hikss kenapa hikss kenapaaaaaa?kenapa mereka nggak peduli lagi ama akuuuu,kenapa?nggak ada lagi yang peduli ama akuu hiksss"teriak queen lagi siapapun yang melihat kondisinya pasti merasa kasihan dengannya.bagaimana tidak baju lusuh,mata yang memerah beserta hidungnya yang masih tersisa Darahnya tadi membuatnya terlihat seperti...entahlah akupun tak bisa mendeskripsikannya. "Tenang lah ada aku bersamamu queen" ucap bella lembut sambil duduk di sambing queen Dan mengusap air matanya yang tak berhenti keluar. "Be-bella ka kamu?hikss kamu nggak benci kan sama aku?"tanya queen pada bela yang berada disampingnya. "Nggak kok queen,gw percaya ama lo"ucap bella lembut sambil menatap queen. "Ini kok ada Darah di idung lo"kaget bella "Aku nggak tau bella kenapa akhir akhir ini aku mimisan mulu"queen menatap bella intens. "Jaga kesehatan lo queen gue gak mau lo sakit"ucap bella. "Bell bella mommy daddy abang sama yang lain kok lebih percaya sama hikss zita sih hikss"tangis queen lagi ada perasaan sesak di dadanya saat tau keluarganya hanya mempercayai zita dibanding dirinya. "Udah lo nggak usah nangis lagi yah,keluarga lo bakalan nyesel udah lebih percaya sama orang asing di banding anaknya sendiri"kata bella mengusap rambut queen. Menceritakan tentang keluarga harmonis menjadi keluarga yang membenci anaknya yang selama ini di istimewakan💜Dan merasa penuh penyesalan di kemudian harinya karna sikap mereka tersebut💚 👑QUEEN TIFANNY AGATHA ANDERSON👑 PLAGIAT🔫JAUH-JAUH❎ MURNI PEMIKIRAN AUTHOR✅ ❎NO COPAS [SEBAGIAN CHAPTER DI PRIVATE 🔫FOLLOW💗 DULU BARU BACA]✅
All Rights Reserved
#2
retta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ADIKARA ELUSIF (END)
  • Albel
  • Naomi Life's Story
  • ADRIEL
  • AUDREY
  • My Duchess / End
  • Posesif Brother [Tamat]
  • BAM [END]
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️
  • IS IT LOVE?  [On Going]

Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25

More details
WpActionLinkContent Guidelines