ketika cinta bertasbih

ketika cinta bertasbih

  • WpView
    Reads 681
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 11, 2020
apa yang di rasakan mereka....... rasa yang menginginkan bersama rasa yang ingin disatukan tetapi belum saatnya. Ka arsen akhir² ini rasa suka ak gk bisa luntur aku sayang bngt ka sm kaka. Andai ka arsen punya perasaan kayak aku, tapi ka arsen sembunyiin trs akhirnya ketauan juga. Aku berdoa mudah2 an aj itu bisa kenyataan amin... Aku takut banget ka kehilangan ka arsen , aku takut ka arsen udh lulus aku takut ka..... Ak cmn pengen ak bisa jd sahabat ka arsen yg paling deket, yg selalu ad ketika ka arsen susah dan senang dan juga sebalikny ka bisa jd sahabat aku yg bisa bikin aku bahagia dan ngerasa nyaman. Ak berharap selama kita masih di sekolah bareng kita bisa sedekat apa yg ak bayangkan amin.... itulah curahan hati dari rahel, seorang gadis yang hanya bisa mendoakan nya dalam diam. siapa rahel....... siapa arsen ...... kekuatan doa yg bisa mengalahkannya. DAN TIBA² ORANG TUANY MENJODOHKAN MEREKA......... 〰️〰️〰️〰️〰️〰️ getttt to readdd..... penasaran cerita nya, yukk langsung baca dan voment Okeyyyy
All Rights Reserved
#4
temancinta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Satu Nama dalam Sujud
  • Rafiq Aljinah [TELAH TERBIT]
  • Rules vs Chaos
  • Annam Al Abbiyan
  • Uhibbuka Fillah Gus [END]
  • Skenario Allah✔[End]
  • DUA NAMA DALAM DOA || SEASON 1
  • A³
  • UNSPOKEN, YET ALWAYS FELT [ ROMANSA REMAJA ISLAMI ]
  • Doa Yang Tak sama | END

PESAN 💌; SEBELUM MEMBACA, DIHARAPKAN FOLLOW AND VOTE TERLEBIH DAHULU ❗❗ Di balik tembok pondok yang sunyi dan penuh disiplin, dua hati mulai mengenal makna perasaan tanpa pernah saling menyentuh secara langsung. Haura Sakira-santri putri yang tenang, cerdas, cantik dan penuh prinsip. Muhammad Yusran Arief-santri putra yang santun, bersahaja, dan diam-diam mencatat setiap hal kecil yang berarti. Mereka bertemu lewat perlombaan antar pondok, saat kata-kata dalam tafsir membuka ruang baru dalam hati masing-masing. Tak ada janji, tak ada rayuan-hanya perasaan yang tumbuh dalam diam, dan doa-doa yang tak pernah disuarakan. Sampai akhirnya, setelah kelulusan dan masa pondok berakhir, takdir membawa mereka pada kejutan yang tidak pernah mereka sangka: perjodohan. Namun kisah ini bukan hanya tentang cinta. Ini tentang kesabaran, pencarian jati diri, perjuangan melawan keinginan, dan bagaimana satu nama bisa disimpan begitu dalam ... dalam sujud-sujud yang panjang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines