FIGHT FOR MY GIRLFRIEND

FIGHT FOR MY GIRLFRIEND

  • WpView
    Reads 61
  • WpVote
    Votes 13
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 3, 2021
WpInfo
Fiction
Romance
Saya gak jamin kalian akan menyukai cerita saya. Karna saya menulis sekedar iseng saja. Tapi kalo kalian suka...Alhamdulillah;) Nggak juga no problem👌 Kalo gamau Vote gapapa sih. Kalian sekedar baca aja dulu, baru kalian sendiri yang menentukan apakah cerita saya pantas diberi Vote. Cerita saya ini Amburadul, baik dari segi bahasa maupun tata letak titik dan koma. Maklum...masih pemula. Maafkeun😂 Jangan kebanyakan basa-basi! Langsung baca ajaa:))) -Follow @hanizaizha -Baca juga 'Love You My Enemy' itu karya pertama saya😁
All Rights Reserved
#3
anetha
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Memorable
  • You Are Not Alone (Slow Update)
  • Sebuah Rasa
  • sorry (COMPLETE✔✔)
  • SHE IS MY TWINS
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • HaluNatasha
  • Perfect Queen
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
Memorable

Akulah gadis bisu itu, hanya mampu menatap apa yang kulihat tanpa mampu berteriak bahkan untuk melawan pun sulit. Aku berdiri disini menunggu sebuah harapan itu datang. -milena- *** "ANAK TIDAK TAHU DIUNTUNG." "AKU AKAN SELALU MENJAGA KAMU, PRINCESS." "MAAFIN PAPAH, MILE." "LO CUMA PENGUSIK KELUARGA CORLISS." "JANGAN PERNAH LO TUNJUKIN MUKA BUSUK DRAMATIS LO DI HADAPAN KITA-KITA LAGI, NONA ALEXA YANG MAHA BENAR." "DON'T CRY, PRINCESS. EVERYTHING WILL BE OKEY, RIGHT?" "Aku pikir dibalik wajah lugu dan polos yang selama ini kamu berikan benar-benar menginginkan yang namanya kasih sayang, tapi sekarang kamu menunjukan pada kami semua tentang seseorang yang memang layak untuk dibenci." *** Aku muak dengan takdir yang selalu mempermainkan garis tangan kebahagiaanku, tak pernah kah Tuhan berpikir jika aku lelah, dimana takdir bahagia yang telah dituliskan untuk perjalanan hidupku? Aku..takut, semua alasan aku berdiri dan hidup perlahan pergi, bahkan orang yang aku nantipun pergi tanpa belas kasihan padaku.

More details
WpActionLinkContent Guidelines