KITA DALAM KATA (ANDI AGUS)

KITA DALAM KATA (ANDI AGUS)

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 5, 2020
Setelah semuanya menjadi kita Aku ingin merindukan purnama, bukan dalam bentuk sajak pun dalam bentuk prosa Aku hanya ingin menjadi aku yang tak boleh ada kita dalam kata Kita akan melebur dalam doa-doa Entah untuk ku seperti apa ataupun untukku seperti apa Yang jelas aku ingin duduk diantara purnama Seperti kau pahami sajak itu saat bersamaan kau akan pilah Saat itu pun aku ingin tak ada lagi luka yang pulih Seperti kolam yang tenang tanpa ada rasa dan riuh Serok sorai luka yang akan ku petik hingga perih Saatnya telah tiba, saat itu pun matamu tak lagi menyapa Mungkin ia sedang tertidur asyik dalam mimpimu yang menja Sudah usaikan saja semua sedih dan luka, hentikan narasi kita dalam kata Sentakkan sakitmu dalam doamu agar rindumu tersampaikan dalama bayang Tak sedap memang tetapi kau harus paham akulah yang tak ingin di sayang Disebut yang atau apa pun namanya yang kau kau dengunkan dalam kandang Kiranya nanti aku memeluk bulan lain Kuharapkan dikau merasakan kebahagiaan Sebab kelak bulan itu tak akan sempurna ia mungkin akan jadi sepotong atau bahkan hilang Berdoalah, yang kau anggap teduhmu kepada Tuhan. Selayar, 02 Februari 2020
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Junior My Love ✔️
  • RAIN [END]
  • [ √  ] AMERTA ¦ Ft Huang Renjun
  • BULAN (END)
  • Alice & Adrian
  • Bulan Berkisah [SUDAH TERBIT]
  • DESPERATE (COMPLETED) ✔
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • BulBin (END)
  • Tiga Belas Misi ✔️

Ku tulis sebuah pengakuan Tentang kerinduan yang masih membungkam Masih terasa nyata meski rupanya sudah terlalu fana Coretan kehampaan diri masih melekat Menggambarkan apa yang sudah terlalu sesat Namun tak mau pergi dan masih berkarat Ku tuai sebuah rasa yang beralih duka Mengajarkan diri, bahwa yang bukan jalannya akan pergi sesuai alurnya Kesadaran diri yang memapah langkah untuk beralih Berdamai dengan kenyataan Bahwa yang ada akan tiada pada masanya 🌹Typo masih banyak karena belum di revisi🌹

More details
WpActionLinkContent Guidelines