Kau yang Kusebut "Abadi"

Kau yang Kusebut "Abadi"

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sat, May 9, 2020
Lampu jalan ibu kota Jakarta menjadi saksi dimana pintu semestaku kembali terbuka. Seorang wanita dengan masa lalu yang kelam dan hidup dalam kekecewaan, kini kembali merasakan manisnya bulir asmara. Wanita yang mengharap hadirnya seseorang sebagai hadiah dari kerasnya kehidupan yang dijalani nya. Seseorang yang memberikan arti kehidupan nyata. Hari itu semesta mempertemukan kau yang kini ku sebut "Abadi". Jangan lupa vote dan comment nya yaa Apresiasi kalian sangat berharga bagi saya :) Salam Literasi
All Rights Reserved
#568
abadi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • JINGGA
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Luka Lara Luna || END
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Ruang Hampa || Quotes ||
  • KIARA [End]
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Aksara Tak Bertuan
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
JINGGA

"Jingga..." "Iya," "Kata orang hidup itu seperti kopi, kamu harus benar-benar merasakan pahitnya dulu di seruput pertama. Sedikit demi sedikit. Manis itu akan kamu temukan sendiri setelah kamu mengerti, bahwa setelah pahit akan selalu ada manis. Bukankah komposisinya dibuat dengan kopi dan gula ? Maka hidup selalu ada komposisi tangis dan tawa" *** Sebagian kisah tercipta pada dia yang kedatangannya tidak pernah kau minta. Maka, Akan ada kelak satu orang manusia yang setelah dia datang dan membuatmu jatuh hati dengan tulus, maka ketika dia pergi, kepergiannya adalah perjalanan panjang untukmu mengenang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines