Kau yang Kusebut "Abadi"

Kau yang Kusebut "Abadi"

  • WpView
    Reads 155
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadComplete Sat, May 9, 2020
WpInfo
Poetry
Lampu jalan ibu kota Jakarta menjadi saksi dimana pintu semestaku kembali terbuka. Seorang wanita dengan masa lalu yang kelam dan hidup dalam kekecewaan, kini kembali merasakan manisnya bulir asmara. Wanita yang mengharap hadirnya seseorang sebagai hadiah dari kerasnya kehidupan yang dijalani nya. Seseorang yang memberikan arti kehidupan nyata. Hari itu semesta mempertemukan kau yang kini ku sebut "Abadi". Jangan lupa vote dan comment nya yaa Apresiasi kalian sangat berharga bagi saya :) Salam Literasi
All Rights Reserved
#229
prosa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Coretan Rindu
  • Luka Lara Luna || END
  • SajakSesak 2 [Arief Aumar]
  • Diam
  • JINGGA
  • ALTAR RASA | END ✓ |
  • Catatan hujan - "Quote&Poetry"
  • WITH YOU | END
  • Jatuh Cinta itu Luka

Coretan puisi maupun syair atau sebatas kata tentang rindu, temu, penantian juga hati. Kumpulan oret-oretan dua anak manusia yang suka baca dan suka puisi. Juga sumbangan puisi dan beberapa quotes dari Anonymous 'Hari ini cukup melelahkan saat bayangmu ikut muncul bersamaan dengan ingat yang tiba-tiba saja kembali' _Anonim_ 'Aku tidak pernah mengerti mengapa kau selalu datang saat hujan turun? Apa kau kutuk hujan dimataku hingga saat ia tiba ingatku tentangmu selalu hadir?' _Ken Auliya_ Start work Oktober 2017

More details
WpActionLinkContent Guidelines