IF YOU'RE MY FUTURE

IF YOU'RE MY FUTURE

  • WpView
    GELESEN 29
  • WpVote
    Stimmen 18
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mo., Juni 22, 2020
WpInfo
Fanfic
Mungkin kisah seekor mermaid atau yang dikenal sebagai manusia berkaki sirip, jatuh hati pada manusia bukanlah hal yang tidak asing lagi. Dari sewaktu kalian kecil pun, kisah ini sudah familiar di otak sana. Maka dari itu, mungkin sebagian dari kalian menganggap kisah ini akan berujung klise. Namun apa jadinya, jika seekor mermaid explorer bertemu dengan manusia serigala yang selalu merasa lapar disetiap jamnya. Tanpa disadari mermaid itu menaruh hati kepadanya dan selalu merasa nyaman jika berada di sisinya. Entah kenapa. Yang jelas apa rasa itu berhak untuk diperjuangkan? Hanya ada dua pilihan, pergi untuk kebaikan atau menetap untuk kekecewaan. Tidak, maksudku menetap untuk kematian. Kisah ini aku tulis hanya untukmu. Mungkin. -Have a nice day
Alle Rechte vorbehalten
#156
mermaid
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • The Grey Of SAKARUNA
  • My Precious Luna (END)
  • Melodi Pagi (Selesai)
  • QUEEN FOR ALPHA
  • Mysterious Mate (END)
  • vampire vs werewolf
  • My Savior Mate (Diterbitkan)
  • Voices In The Ocean : Cursed Man, Zale Merville [End]
  • WOLFY
  • Alpha's mate

Entah siapa yang bisa benar-benar menebak apa yang ada di pikirannya? Kadang, aku merasa kami sedekat nadi-tak terpisahkan oleh ruang atau waktu. Namun, di lain waktu, rasanya seperti tak pernah ada apa-apa di antara kami. Dia melenggang ke sana kemari, seolah aku tak lebih dari bayang-bayang yang tak terlihat. Tapi anehnya, di saat tertentu, dia menggeliat di sisiku, seperti tak akan bisa bertahan hidup tanpa kehadiranku. Hingga kini, aku masih tak tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya. Keluh kesahnya, tawa kecilnya, dan tingkah manjanya yang dulu terasa akrab kini hilang begitu saja, bagai debu yang diterbangkan angin. Dua belas tahun kebersamaan kami, mengapa rasanya bisa terhapus hanya dalam tiga tahun? Aku mencoba meyakinkan diriku bahwa segalanya memang memiliki waktunya masing-masing. Bahwa perubahan ini bukanlah sesuatu yang luar biasa. "Ini bukan masalah besar," gumamku berkali-kali. Namun, hati kecilku tak pernah benar-benar berhenti bertanya, mengapa? Hal yang paling membuatku kesal adalah kebiasaannya yang kini berubah menjadi teka-teki. Dia datang kepadaku, tapi hanya ketika dia butuh. Saat lapar menghampirinya, saat kesedihan melingkupinya, atau ketika kebosanan menjeratnya. Dia akan muncul tiba-tiba, menghancurkan keteraturanku, mengacak-acak ketenanganku, lalu pergi tanpa sepatah kata pun. Maksudnya apa? Aku benci dibuat bingung seperti ini. Aku benci bagaimana dia membuatku merasa diperlukan, hanya untuk kemudian membuatku merasa tak berarti. Namun di balik semua rasa kesalku, aku tak bisa mengingkari satu hal: aku tetap menunggunya. Dia adalah Saka, sebuah misteri yang tak pernah bisa kuselesaikan.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien