There Will Be A Day

There Will Be A Day

  • WpView
    Reads 16
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 5, 2020
Aku selalu sendiri. Berjuang sendirian, Mencintaimu dalam kesendirianku. Aku berusaha membuat kamu bangkit dari masa kelammu, menghabiskan waktu bertahun-tahun disampingmu kala suatu saat kamu kembali jatuh maka dengan sigap aku akan mengulurkan tanganku padamu, aku mencoba semampu yang aku bisa untuk tetap berada disampingmu. Tapi kamu, kamu dengan mudahnya melepaskan genggaman tanganku kala aku sudah berusaha mengikatnya kencang, kamu dengan segala usahamu menghancurkan aku yang bertahan. Selalu aku yang mengalah, selalu aku yang mencoba bertahan dalam kesendirianku. Aku juga butuh genggaman hangatmu untuk menghangatkan kegelisahan hatiku, aku butuh senyum tulus kamu untuk menguatkanku kala Aku sudah muak dengan semua senyum palsu ini, aku membutuhkan kamu. Jadi bisakah kamu tetap tinggal diam dalam sisiku?
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ar.
  • CARAKU MENDAPATKANMU
  • Destiny(Selesai)✔️
  • Why Stay Away?
  • Sebuah Rasa
  • Missing Piece
  • Gheandra [END]
  • Esya {TERBIT}
  • Just Friends [TAMAT]
Ar.

Percakapan biasa itu menyadarkanku bahwa, untuk jatuh kau harus siap terluka. "Menurut lo, cewek sama cowok itu bisa temenan?" "Bisalah. Kenapa? Kok lo nanya gitu?" "Banyak orang bilang itu mustahil, karena salah satu atau bahkan keduanya bisa aja saling menyimpan perasaan." "Ah nggak juga." Dia menatapku dan tersenyum. "Buktinya gue sama lo, kita temenan tanpa rasa kayak gitu kan?" Jantungku mencelus. Hatiku tergelitik. Bukan, bukan karena ini lucu. Tapi menyakitkan. Mengetahui bahwa memang benar, hanya aku yang jatuh cinta sendirian. -------------------- Ar. Copyright © 2018 by make-awish

More details
WpActionLinkContent Guidelines