Story cover for  NIKYTA by pajaradistia
NIKYTA
  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 15
  • WpView
    Reads 121
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 15
Ongoing, First published Feb 06, 2020
ky, mamah mohon  ,sama kamu apa kamu GK kasihan sama Kaka kamu dia lagi sekarat ky 
setidaknya kamu punya rasa kemanusiaan ky dia Kaka kamu kembaran kamu

jeritan pilu seorang wanita baya ,menggema di sekitar lorong rumah sakit seakan betapa frustasinya ,saat melihat salah satu putrinya yang di ambang kematian ,


 sorot mata yang  biasanya dingin ,tanpa ekspresi sedikitpun di wajahnya itu sedikit meredup ,bukan keinginannya melakukan itu tapi ,ia jga ingin bahagia salahkah ia egois kali ini, melihat saudara kembarnya terbaring lemah diatasi brankas putih dengan banyak alat yang menempel hidupnya.
 

     Maap ma, kyky gak bisa walau bagaimana pun kyky bisa, kyky gak akan kasih apa yang aku punya  ucapnya pelan.
All Rights Reserved
Sign up to add NIKYTA to your library and receive updates
or
#31awal
Content Guidelines
You may also like
Don't Talk About Money by catheryn99
55 parts Complete
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
ADIKARA ELUSIF by blackcurrantbery
53 parts Ongoing
Baca DeKaNa terlebih dahulu, ini S2 nya DeKaNa🔥 "M-maksudnya apa?" Ekspresi wajah yang semula terlihat senang berganti menjadi rawut wajah yang amat tidak disukai, seolah perubahan mimik wajah mempengaruhi suasana hati sang pemilik Perlahan sudut bibirnya ketarik ke pinggir membentuk lekungan senyuman yang terlihat menyeramkan bagi remaja yang berdiri di hadapannya, bahkan bola matanya terlihat bergetar melihat apa yang tengah terjadi di hadapannya. "Hanya seminggu" Kakinya perlahan melangkah mendekati remaja yang sudah membeku di tempat itu, mengayunkan tangannya untuk mengusap puncak kepala yang lebih muda "Sayang sekali, Khai nggak panggil Ayah-" Plak Ia menatap tangannya kemudian menatap anak yang lebih muda di hadapannya dengan alis mata terangkat, berani, sangat berani "L-lo gila" "Lo bawa gue kemana hah anjing?" Ia memejamkan matanya, sudah seminggu ini hatinya berbunga-bunga, namun sekarang api neraka kembali membakar hatinya mendengar lontaran perkataan dari anak muda yang ada di hadapannya. Srett "Kenapa lo diam aja hah?, jawab!, lo bawa kemana gue hah?" Teriaknya dengan nafas tersenggal-senggal karena perasaan marah. Ia kembali tersenyum, mencoba mengusap puncak kepala itu namun tepisan kembali dirinya dapat, oke cukup, ia sudah sangat sabar kali ini, "Askar ternyata nggak guna" Perlahan kaki itu mendekati remaja itu, lalu mengusap paksa kepala itu dengan kuat, dan dalam sekali tarikan ia berhasil membuat tulang tengkorak itu bersentuhan kasar dengan dinding rumah kokoh miliknya "Lo manja banget ya Kai, semua harus gue yang turun tangan" Ucapnya sembari menyeringai melihat ekspresi wajah Kaivan yang terlihat kesakitan sekaligus marah karena tidak bisa melawan.Tubuh itu jatuh telentang di lantai, dan tanpa belas kasihnya, ia menaruh telapak kakinya di atas dada Kaivan yang seketika membuat anak itu meringis sakit karena tak mampu menahan rasa sakit lagi "A-abang" "Kalau udah kek gini, baru manis diliat" 19 April 25
Kamu by sikancilanaknakal
10 parts Complete
"lo denger nggk?" kata cowok asing yang menoleh ke arah Kayla. "denger apaan?" "lo nggk denger? suaranya kayak dug... dug.. dug.." "eh enggk, gue nggek denger" "masa sih, perasaan kenceng banget suaranya" "mampus gue itu kan suara jantung gue yang nggak karuan gara-gara cowok asing tiba-tiba noleh ke arah gue" batin Kayla. cowok itu dengan wajah yang bingung masih mencari sumber suara yang tadi ia dengar. "eh tunggu kok suaranya makin kenceng, masa lo masih nggk denger?" "gue nggk denger tau" "dasar budeg" "apa kata lo,lo itu ya baru kete..." tiba-tiba cowok itu mendekatkan jarinya ke bibir kayla,seketika itu Kayla langsung syok, gugup, dan merasa nggk karu-karuan. sebab ia melihat dengan dekat cowok itu sangat tampan, lensa mata kecoklatan, hidung yang mancung, bibir yang seksi, dan kulit yang begitu putih bersih. Saat itu ia ingin sekali mengetahui nama cowok tersebut tapi belum juga ngelanjutin khayalannya kayla langsung dibuat kaget oleh suara berat cowok. "eh jadi elo yang buny.." PLAK.... Tanpa sadar Kayla langsung menampar cowok itu, hingga membuat cowok menjadi bingung, sementara Kayla sedang salah tingkah, dia refleks menampar tu cowok sangking gugupnya ia langsung kabur meninggalkan tu cowok. "woi dasar cewek gila, awas lo ya kalo ketemu lagi" cowok itu teriak dengan keras sambil marah-marah gak karuan. But dalam hatinya sebenarnya ia ingin mengetahui nama tu cewek, sebab baru kali ini ia langsung ngeh pada seorang cewek yang baru ia kenal. ........................................... OKE DEH GUYS SOALNYA AKU MASIH BARU DALAM MENULIS DI SINI, MOHON DUKUNGANNYA YA, DAN SEMOGA KALIAN LANGSUNG SUKA SAMA PERCOBAAN KU YANG PERTAMA INI. SALAM KENAL YA SIKANCILANAKNAKAL.
You may also like
Slide 1 of 7
Bukan Cerita Kita cover
Don't Talk About Money cover
relationship syllaa cover
ALEAGAS [END] cover
SELA ta KEY [END] cover
ADIKARA ELUSIF cover
Kamu cover

Bukan Cerita Kita

17 parts Ongoing

"Mampus! Baru tau rasa kan hidup sama ibu bikin lo menderita? kalau udah gitu, lo mau apa, Dar? Mau nebeng hidup bareng gue sama Papah? Kedengarannya emang jahat, tapi gue minta, lo jangan masuk ke kehidupan kita lagi. Asal lo tau, kita udah punya keluarga kecil yang bahagia." Satya berucap tajam pada adik kecilnya Darma yang juga sedang menatapnya gamang. Satya menghela napas memalingkan wajah melihat mata bulat itu memerah dan berkaca hendak menangis, satu yang pasti Satya bisa melihat kekecewaan mendalam pada sinar redup sang adik. Satya dan Darma adalah kakak beradik yang dulu sangat dekat. Namun segalanya berubah saat Darma memilih ikut sang ibu, yang kini memiliki anak dari laki-laki lain. Bagi Satya, itu adalah pengkhianatan. Sejak saat itu, hubungan mereka retak. Satya menyimpan benci, sementara Darma hanya bisa mencoba memperbaiki yang sudah rusak. Mereka memang masih bersaudara,tetapi apakah itu cukup untuk menyatukan dua hati yang terlanjur terluka?