Fake Smile

Fake Smile

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 20, 2020
Kisah ini Menceritakan tentang persahabatan antara David, Andika, Arya, dan Indarwanto. Awalnya persahabatan meraka sangat hangat dan menyenangkan, namun semua berubah saat salah satu orang di antara meraka merasakan yang namanya cinta, dan meraka pun mulai tidak terbukan dan menimbulkan banyak dusta di persahabatan meraka. Apakah yang akan terjadi pada hubungan persahabatan meraka selanjutnya??
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INTROVERT ITU PACARKU  [Seni Memahami Caka] || [ON GOING]
  • Yang Mereka Panggil Si Cuek
  • KELUARGA ATMODJO
  • TRANSMIGRASI SI PENIKMAT GOSIP (BL)
  • Oneshot XingQiu/Qiu Harem
  • Sweet Home -Tentang Kita yang Memilih Tinggal NOMIN FT JISUNG
  • CINTAKU NYANGKUT KE JURAGAN EMPANG (BXB)
  • Boys In The Kost

Masa kuliah Lima yang B aja berubah saat dia kena angin antah berantah hingga membuatnya merhatiin Caka terus-terusan. Cowok pendiam-teman sekelas yang selama ini bahkan nggak masuk daftar cameo dalam hidupnya. Nggak cukup disana. Semesta yang kadang kidding malah memperkenalkan mereka di ruang komputer gara-gara donat sialan yang bikin Lima kelabakan kayak ayam mau bertelur sembilan. Ganteng? Baik? Atau karena glowing paripurna sampai ada grup kampus buat penelitian kulit Caka? Enggak! Lima nggak mikirin semua itu waktu pertama kali berhadapan dengan Caka sedekat itu. Justru manik leher Caka yang membuatnya ternganga lupa kalau cowok itu bukan siapa-siapa. Anehnya, sejak kejadian ruang komputer itu, kebetulan-kebetulan lain muncul seperti semesta merestui interaksi kecil mereka. Sampai puncaknya, gara-gara mulut lemes Sora, lidah Lima malah kepleset ngajakin Caka pacaran. Nggak ada briefing. Nggak ada persiapan. Semuanya serba tiba-tiba kayak tahu bulat di goreng dadakan. Awalnya pesimis, cowok itu bakal nolak dia dilihat dari kepribadiannya dalam kelas. Tapi nyatanya Caka bilang 'Ya'. Dan dari satu kata 'ya' itu, hubungan seorang Lima yang cerewet, neting-an dan posesif dengan Caka yang kalem, lempeng, lurus-lurus aja, dimulai.

More details
WpActionLinkContent Guidelines