We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
SECRET OF YUNA

SECRET OF YUNA

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Feb 6, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
yuna adalah gadis yang sangat cantik tetapi, dia memanfaatkan kecantikannya itu dengan cara yang salah. Dan hidupnya berubah ketika dia pindah ke sekolah wijaya. "kok gw jadi korban hobi sendiri ya?"-yuna "dasar wanita murahan"-alvaro Happy reading💟 Jangan lupa follow aku author ya manteman. Slow updet~
All Rights Reserved
#123
tenfiction
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Caramel
  • Naufal
  • KEPERGIAN SENJA
  • After J (Complete)
  • ATHABEL (ON GOING )
  • CRUSH [END]
  • Tell Me It's Okay !!! (END✔)
  • ALVINA
  • Baper. (Completed)
Caramel

[ T A M A T ] "Punya mulut dijaga!" desis Caramel. "Ngapain gue jaga mulut gue buat orang yang kasar dan nggak tau sopan santun kaya lo!" balas Malvin ketus. Caramel mengangkat sebelah alisnya lalu berjalan mendekat kearah Malvin hingga jarak diantara mereka hanya tersisa setengah jengkal saja. Caramel berjinjit menyamai tinggi Malvin lalu ia langsung menggigit bibir bawah cowok itu dengan kencang. "Kan gue udah bilang, punya mulut dijaga." Caramel menyunggingkan senyum lalu melangkah pergi dari sana. Berawal dari pertemuan yang tak mengenakan dengan cowok berperawakan tinggi itulah yang malah membuat Caramel tak bisa jauh-jauh darinya. Selalu ada saja kejadian-kejadian yang melibatkan keduanya yang membuat mereka jadi tambah dekat satu sama lain, seperti seakan-akan mereka tercipta memang untuk dipersatukan. Cowok dengan nama belakang Adhitama itu telah berhasil menjadi kelemahan Caramel si gadis egois. Bertengkar karena hal spele sudah menjadi hal yang biasa bagi keduanya, sebab mereka bersatu pun karena sebuah rasa benci. Rasa benci yang kemudian berkamuflase menjadi rasa ingin memiliki. Tapi akankah mereka bisa terus bertahan dengan sifat egoisnya masing-masing?

More details
WpActionLinkContent Guidelines