We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Debu Jalanan (Slow Update)

Debu Jalanan (Slow Update)

  • WpView
    Reads 1,545
  • WpVote
    Votes 115
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Feb 15, 2020
WpInfo
Fanfic
Kamis, 06 Februari 2020 Tuhan menyematkan namanya dalam hatiku, tapi tidak dengan namaku dihatinya. Bertahun-tahun cinta ini menderaku, begitupula luka didalam cinta itu sendiri. Baginya, aku tak lain hanyalah "Debu Jalanan" yang berterbangan tanpa arah, dan tak terhiraukan.
All Rights Reserved
#5
afisan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Terlanjur Mencintai || SUDAH TAMAT
  • 3. Gus Dokterku (Terbit)
  • Laut Kelabu [Selesai]
  • Sweet Chaos (END)
  • 𝐌𝐲 𝐇𝐮𝐬𝐛𝐚𝐧𝐝, 𝐌𝐲 𝐄𝐱 𝐁𝐫𝐨𝐭𝐡𝐞𝐫 (TAMAT)
  • Ketulusan cinta AYUNA  [TAMAT] belum Revisi
  • My Young Husband (REPOST)
  • Air Mata Cinta
  • Come Back to Bed 1
  • 𝑶𝒖𝒓 𝑯𝒖𝒔𝒃𝒂𝒏𝒅 (𝐜𝐨𝐦𝐩𝐥𝐞𝐭𝐞)

Lila pikir dia akan bahagia bersama Dewa, pria yang telah di utuskan sang Ayah menjadi suaminya sebelum sang Ayah meninggal dunia. Lila masih mengingat kata kata sang Ayah bahwa Dewa lah yang akan menjaganya, yang akan selalu ada untuk Lila kapan pun itu. Namun, semuanya tidak seperti yang Ayahnya katakan. Dewa adalah pria yang tidak pernah peduli dengannya. Dewa yang selalu tak menganggap dirinya seorang istri. Seandainya Dewa mengerti dengan posisi Lila, seorang gadis yang begitu penurut namun rapuh. Seolah tak ada tujuan hidup hanya karena dirinya begitu hampa. Lila pikir Dewa yang akan menjadi tujuan hidupnya. Seseorang yang mampu membuatnya tetap semangat menjalani kenyataan. Namun, semuanya hanya semu. Lila yang merasa di sia siakan berhenti untuk berharap kepada Dewa , berhenti untuk menangisi Dewa dan menyerah untuk kisah selanjutnya. ..................... " Rasa sakit ini tak akan pernah terobati. Tetapi, walaupun kamu melukai ku hingga aku lelah. Aku tidak pernah menyesal telah mencintai mu. Aku tidak pernah menyesal mengenal mu. Aku tidak menyesal karena telah kamu sakiti. Aku telah jatuh cinta, sampai kapan pun begitu. Hingga akhir sisa nafasku, aku akan selalu mencintaimu, Mas Dewa "

More details
WpActionLinkContent Guidelines