ZANETA

ZANETA

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 19, 2020
"Len kalau seandainya suatu saat nanti gue pergi ninggalin lo, lo jangan pernah lupain gue yah" Ucap Zaneta sambil menatap ke arah Alen yang sedang memadang lurus kedepan melihat pemandangan kota Jakarta pada malam hari dari atas gedung ini. Alen yang sedang menikmati indahnya malam ini langsung menoleh setelah mendengar ucapan gadis yang berada di sampingnya itu. "Lo ngomong apaan sih gak jelas banget, lo gak ada rencana buat ninggalin gue kan?" Tanya Alen menatap gadis yang berada di sampingnya yang sedang memandang lurus kedepan. "Yah enggak, kan kalau seandainya gue pergi ninggalin lo, ih jawab dong kalau gue ninggalin lo, lo bakalan lupain gue atau marah sama gue kan?" Tanya Zaneta sambil menatap kearah Alen yang juga sedang menatap ke arahnya. "Yah gue gak tau lah, lagian lo kenapa sih aneh banget deh" Ucap Alen sambil menatap kearah langit untuk meliahat bintang-bintang. Zaneta yang mendengar jawaban Alen pun langsung tersenyum kepada cowok yang sedang menatap langit di sampingnya itu. Setelah terdiam beberapa saat Alen kembali membuka suara. "Net pokoknya lo harus janji sama gue kalau lo akan selalu ada di samping gue sampai kapan pun itu, lo gak akan pernah ninggalin gue apa pun yang terjadi kita selalu bersama selamanya". Ucap Alen sambil menatap ke arah Zaneta yang juga menatap ke arahnya. "Iya gue janji" Ucap Zaneta. 🍁🍁🍁 ▪ ▪ ▪ Jangan lupa vote &comment:) Selamat membaca alyamslr
All Rights Reserved
#247
perasaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shena Aquella {SELESAI}.
  • AgniaDiary's
  • Elina- kisah ku
  • RAISEN
  • SKALA (Reana) COMPLETED
  • How to Burn the Bad Boy (END)
  • No Longer Mate
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA
  • Too Far to Hold [COMPLETED]

•~•~•~•~•~•~•~•~~•~•~•~•~• "Ayah minta tolong ke Shena, pertimbangin permintaan Ayah kemaren." Paham akan maksud arah pembicaraan Zet, Shena masih diam. Menunggu Zet menyelesaikan ucapannya. "Kondisi Zoya semakin sering drop sekarang. Paling nggak kalau ada Zieldra di samping dia, Zoya jadi lebih semangat ngejalanin kehidupannya." "Tolong kabulin permintaan Ayah kali ini Shena, Ayah janji Ayah nggak akan minta apapun ke kamu setelah ini." Tidak seperti biasa Shena merespon permintaan Zet dengan senyum tulus kali ini, tanpa emosi, ataupun ujaran kebencian. "Ayah tenang aja, Shena bakal lepasin Zieldra kok, tapi nanti dulu ya Yah. Tolong kasih Shena waktu sebentar lagi." Raut binar kebahagiaan terlihat jelas diwajah Zet. Dirinya senang Shena mau berbesar hati merelakan orang yang dia sayang untuk Adiknya. "Kamu serius sayang?" "Iya Yah." "Tapi kasih Shena waktu. Shena juga nggak bakal lama disini. Tunggu Bunda ngejemput Shena dulu. Dan saat itu Zieldra bakal jadi milik Zoya sesuai dengan permintaan Ayah." jawab gadis itu tenang, tak lupa senyum tulus dia sunggingkan. ~•~•~•~•~•~•~•~•~• •~•Star 08/07/2022•~• •~•Finish 22/08/2022•~• ~•~•~•~•~•~•~•~•~•~•~• ⚠️follow dulu sebelum baca. ⚠️Murni karya sendiri, mohon maaf jika ada kesamaan nama, tempat, atau jalan cerita. ⚠️Belum revisi. Maaf typo bertebaran •••••RANK••••• # 3 fiksiremaja # 2 fiksiremaja # 1 brother

More details
WpActionLinkContent Guidelines