January
  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Feb 25, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
pertemuan yang sebelumnya tak terduga,akhirnya akan menjadi perpisahan yang tak pernah diinginkan.seseorang itu...caranya bicara...tatapannya...seolah menginspirasikan diriku pada satu hal. Kau tak tahu kapan dan dimana hal yang indah akan terjadi,dunia ini luas dan begitu banyak orang.terkadang kau harus merasakan manis dan pahit nya kehidupan, tetapi dimana ada masa lalu yang suram,disitu kau harus bisa belajar dari pengalaman tersebut. Mungkin saja...suatu hari nanti akan ada seseorang yang memang benar-benar membuat mu lebih berwarna.menurutmu itu mustahil,tapi tidak dengan takdir,takdir dan waktu pasti akan merubah segalanya. Seseorang itu..mungkin saja akan sangat berarti di hidupmu.siapa sangka,bisa saja orang yang kau temui akan selamanya mendampingi hidupmu sampai kelak nanti.waktu demi waktu,hari demi hari,akan ada saatnya dia menghilang untuk selamanya.dan kau tentunya harus siap dengan segala perpisahan yang di nanti. ~~~~~~~~~
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FATE'S CRUEL KINSHIP (SELESAI)✅
  • Dusk In Your Eyes
  • Truth After Love, Kiara and Zaki (Tamat)
  • Tuhan Cinta Kita
  • I'M CEO
  • komitmen Itu Penting
  • Love In Paris (COMPLETED)
  • REGROUP (MOMMY)
  • Sekali Lagi (End)
  • KEYLA

"Cinta ini salah," suaranya bergetar, hampir tenggelam dalam gemuruh ombak kecil. Namun, cinta di matanya tak bisa dipadamkan. "Tapi aku tak bisa berhenti mencintaimu," jawab yang lain, dengan desahan putus asa, seperti seseorang yang sudah lama terjebak dalam dilema yang tak berujung. Mereka saling menatap, kedua hati yang dulu begitu yakin kini dipenuhi ketidakpastian. Rahasia yang mereka temukan terlalu berat untuk diterima. Setiap kenangan yang mereka ciptakan bersama kini terasa terkotori oleh satu kebenaran yang tak terhindarkan, mereka terhubung bukan hanya oleh cinta, tetapi juga oleh darah yang sama. Ibu yang selama ini mereka kira jauh dari kehidupan masing-masing, ternyata adalah satu orang yang sama. "Apa yang harus kita lakukan sekarang?" bisik salah satu dari mereka, suaranya pecah, penuh dengan ketakutan yang tak bisa disembunyikan. Yang lain terdiam, menunduk, terlalu sakit untuk menjawab. Semua rencana, semua harapan, kini terasa sia-sia. Tak ada jalan keluar dari kenyataan ini. Cinta mereka, yang dulunya penuh harapan, kini berubah menjadi beban yang tak terelakkan. Namun, meski kenyataan itu begitu pahit, perasaan di antara mereka tetap ada, mendesak untuk diakui. Bagaimana mereka bisa terus mencintai ketika darah yang sama mengalir di nadi mereka? Malam itu adalah awal dari perpisahan yang tak terelakkan. Takdir telah memisahkan mereka sebelum mereka sempat benar-benar bersama. Dalam keheningan malam, cinta mereka terbungkus oleh bayangan kelam, menyisakan hanya jejak air mata dan hati yang hancur.

More details
WpActionLinkContent Guidelines