Layakkah Aku Mendapatkan Cinta?

Layakkah Aku Mendapatkan Cinta?

  • WpView
    LETTURE 80
  • WpVote
    Voti 18
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, feb 13, 2020
"Gue pengen dapetin cinta kayak dulu lagi.." menatap Sheila dengan matanya yang tajam. "Gua pengen dapetin cinta yang seutuhnya tanpa memandang apapun dan siapapun gue. Cinta yang dulu gue milikin, udh sirna. Sekarang cuma sisa bekas dari semua kenangan manis yang udah cape-cape gue laluin bersama." teriak Agra. "..cuma lo kali ini yang bisa bikin gue kembali bahagia lagii.." sedihnya. "Gue pengen lo jadi pendamping hidup gue, selamanya.. "
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Say Bye
  • BETWEEN
  • Burning Boundaries [REVISI]
  • I Love My Little Sister
  • Love Cologne
  • Sorry
  • Sekali Lagi (End)
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti