Nous avons mis à jour nos Directives du Contenu.
Consulte les dernières directives pour continuer à partager des histoires en toute sécurité.
En savoir plus 
Protect Me

Protect Me

  • WpView
    LECTURES 134
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication sam., juil. 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Jingga suka sunset, Jingga suka keindahan karna hanya itu yang bisa dia nikmati. Terlahir bisu dan tuli bukan keinginannya. Terlahir dengan kata 'haram' juga bukan keinginannya. Dia juga ingin hidup normal, bisa mendengar dan berbicara saat dirinya ditindas. Mungkin semua orang mencaci dan menindas gadis itu, namun tidak semua. Raka Melviano Mahaprana. Seseorang yang membawa Jingga keluar dari keterpukan. Seseorang yang dengan sukarela mengulurkan tangannya untuk Jingga. Seseorang yang rela bahunya di sandari oleh seorang gadis cacat. P. S ~Kata masih berantakan ~Typo bertebaran ~ Newbie acoun ~ Baca dulu sapa tau nyaman ~Vote, komen, follow, kalau perlu share ~ Happy Reading ~
Tous Droits Réservés
#797
troublemaker
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • LANGIT JINGGA (TAMAT)
  • Warna Warni Rasa (TERBIT)
  • Diary [COMPLETED]
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • Sebuah Antara ✔
  • KEPERGIAN SENJA
  • Senja dan Jingga

"Semua keinginan gue, gak pernah jadi kenyataan. Itu cara kehidupan menghukum gue." *** Aga, atau lebih lengkapnya Airlangga Putra Senja. Pangeran bermata kelabu paling sempurna abad ini dengan tatapan menghangatkan namun sorot mata yang terlihat begitu lelah. Ia memiliki segala yang diinginkan oleh teman-temannya. Ketampanan.Kecerdasan. Kekayaan. Bahkan kebaikan hatinya. Kecuali satu, fakta bahwa ia tak lagi memiliki minat apapun di dunia ini bahkan terhadap hidupnya sendiri. He almost perfect... Namun Caca membencinya. Tapi tunggu, sampai Aga tiba-tiba saja selalu muncul di dekatnya. Apa yang harus ia lakukan? Dan bagaimana jadinya ketika bom waktu yang terpendam dalam mata kelabu itu akhirnya meledak? Ini adalah kisah bagaimana kata-kata yang tak kau anggap berarti, terkadang mampu mendorong seseorang hingga ke tebing keputusasaan. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖ "BENCI BANGET!" "Gue benci sama dia. TITIK. Jangan tanya alasannya kenapa kalo gak mau tuh luka gue bikin panjang sampe ke dagu, ngerti?!"

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu