MÉLIHÅT

MÉLIHÅT

  • WpView
    LECTURAS 332
  • WpVote
    Votos 85
  • WpPart
    Partes 8
WpMetadataReadConcluida mié, may 20, 2020
Pernah menempati: #657 in horror 24-04-20 #76 in kisahnyata 23-04-20 #18 in kisahku 23-04-20 #11 in thrill 23-04-20 #76 in Indigo 23-04-20 Hai namaku roihan, aku bercerita cita tinggi menjadi Penulis, atau Sutradara film. Aku berasal dari keturunan Jawa dan Lampung. Aku ingin menjadi penulis novel, terutama Novel horror. Tidak hanya ingin menjadi penulis aku juga bercita-cita menjadi seorang sutradara Di sini aku bercerita tentang kejadian yang aku alami sendiri, Dan juga aku menceritakan sosok diriku sebenarnya. Ditunggu cerita part lainnya MÉLIHÅT (Poék) MÉLIHÅT (Eerst) MÉLIHÅT (Javanese) MÉLIHÅT (Mandap) Jangan lupa Vote yah dan share, follow juga, karena ini kisah nyata ku😊. 👉REAL IN MY LIFE👈
Todos los derechos reservados
#5
melihat
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Dedarah 「END」
  • A Nightmare
  • Chetosia Myrina
  • Cita Cinta Jenna
  • WELCOME TO MY SCARY HOME(TAMAT✔)
  • MEREKA DI SINI [TAMAT]
  • ARION [END]
  • AKU INDIGO ???
  • Indigo Bobrok [SUDAH TERBIT]
  • [✔] Sixth Sense

[15+] Aku dikutuk. Aku hanyalah seorang gadis penderita asma yang ingin menjalani hari-hari dengan tenang bersama ibu dan adik laki-lakiku. Aku tidak mau punya masalah dengan orang lain, aku cenderung menghindari mereka. Namun, saat aku bangun pagi itu. Semuanya berubah. Seseorang sudah mencari gara-gara padaku. Siapa orang yang sudah memberikan kutukan ini? Bagaimana bisa aku harus berurusan dengan makhluk mengerikan yang bisa mencekikku dengan rambut panjang tak terukur dan bisa mencabik-cabikku dengan kuku-kuku setajam gunting itu? Siapa pun dia, aku tidak akan memaafkannya. Dibantu Darma, pemuda bodoh si maniak kasus-kasus misterius, aku menyusuri bagaimana kutukan ini bisa sampai kepadaku. Aku dibuat tak percaya. Aku harus memindahkan kutukan ini pada orang lain dengan ritual yang aku sendiri tidak tahu bagaimana caranya. Kutukan ini membuatku kehilangan hal paling berharga dalam hidupku. Aku frustrasi, aku ingin mati saja. Di titik terendah dalam hidupku, aku menemukan cara lain. Sayangnya, aku harus siap berkorban nyawa. Itu jauh lebih baik daripada hidup berlumuran darah sembari menunggu ajal tiba.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido