Tanah Pedesaan

Tanah Pedesaan

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 7, 2020
Seorang anak laki-laki yang bercita-cita memperbaiki nasib keluarga dan desanya dari kertepurukan. Tapi tak semudah yang ia kira, kini ia harus sekolah di kota. Tantangan dimulai saat ia baru masuk sekolah, banyak cacian dan makian yang ia terima dari teman-temannya, karena dia hanyalah seorang anak petani. Bagaimana kisah selanjutnya, akankah api semangat itu padam? Atau akankah api semangat itu terus berkobar?
All Rights Reserved
#45
pedesaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kepingan Kisah dalam Sejarah
  • THE PREMIUM CLASS ( ON GOING )
  • BULAN [Selesai]
  • Kanaya dan Kehidupannya
  • FLOWERS BLOOM BEFORE SUMMER
  • School Alaska dirgantara Miss Luce's Office (ceo muda season 1)
  • 3.478 MDPL, Menapaki Cinta Di Lereng Harapan
  • Pak Udin

Teguh seorang laki-laki yang terlahir pada pertengahan abad ke-20 di sebuah desa perbukitan yang menjulang dan gersang. Kehadirannya bagai permata bersinar untuk bapak dan ibu, bagaimana tidak, di usia yang masih belia, Teguh sudah disibukkan untuk membantu pekerjaan orangtua, namun hal itu tidak membuatnya surut akan semangat dalam mencari ilmu. Semua itu tak lain, karena dilatar belakangi oleh harapan sang bapak yang begitu besar kepada anak laki-laki pertamanya, agar kelak Teguh menjadi laki-laki yang mampu meniup ruh semangat pendidikan di kampung halaman. Setelah kelulusannya Teguh diperintahkan sang Kyai untuk mengikuti seleksi beasiswa belajar ke negeri Piramida. gayungpun bersambut karena Bapak tak kalah semangat mendorong putranya untuk mengikuti seleksi tersebut. Dan pada akhirnya nama Teguh berjejer rapih di papan pengumuman mahasiswa yang lolos dalam seleksi beasiswa dan siap diberangkatkan ke Mesir. Tapi hati Teguh tak siap, tidak seperti namanya, justru ia tak ingin pergi, langkahnya sangat berat untuk meninggalkan kampung halamannya. Hal itulah yang kemudian mendorongnnya untuk berbohong kepada bapakanya dengan mengatakan kabar sebaliknya, ia tak lolos seleksi beasiswa. Bagaimanakah perjalanan kisah Teguh selanjutnya? Apakah kebohongan itu akan bertahan lama, ataukah cepat tercium oleh sang bapak. Benarkah kesempatan belajar di negeri para nabi yang semua orang inginkan itu akan terlewat begitu saja hanya karena langkah beratnya meninggalkan kampung halaman? Mari ikuti perjalanan hidupnya yang penuh Inspiratif dalam buku Kepingan Kisah dalam Sejarah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines