Kopi Pahit di Meja yang Sama

Kopi Pahit di Meja yang Sama

  • WpView
    Reads 237
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Aug 19, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Usia dua puluhan akhir. Hidup terasa seperti kopi hitam yang diseduh terlalu pekat-pahit, panas, dan membuat dada sesak. Raka duduk di meja yang sama setiap sore, mencoba menemukan jawaban di dasar cangkirnya. Tapi yang ia temukan justru cerita-cerita orang asing yang sama lelahnya dengan dirinya. Tentang mimpi yang kandas. Tentang rencana yang berantakan. Tentang takut menatap masa depan. Di antara aroma kopi dan perbincangan singkat, Raka perlahan belajar: hidup tak selalu manis... tapi setiap tegukan, sekecil apa pun, bisa membawanya pulang pada dirinya sendiri.
All Rights Reserved
#373
sastra
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dua Langit Berbeda
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]
  • ATMA FATAMORGANA
  • Stealing My Husband
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • Unexpectedly Yours
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • MOTHER

Dua anak kembar yang terpaksa terpisah sejak tangis mereka pertama kali terdengar di bumi-sang ibu membawa Saka, sang ayah membawa Kael. Satu tumbuh dalam kehangatan dan prestasi, dikelilingi senyum dan harapan. Satu lagi belajar bertahan di rumah yang keras, memeluk mimpi di dalam air, lalu kehilangannya oleh tangan yang seharusnya melindungi. Mereka hidup di dunia yang sama, bersekolah di tempat yang sama, bahkan memiliki wajah yang hampir serupa. Namun tidak pernah tahu bahwa darah yang mengalir di tubuh mereka berasal dari luka yang sama. Ini adalah kisah tentang keluarga yang retak, mimpi yang dipatahkan, dan dua saudara yang berjalan berdampingan tanpa pernah benar-benar bertemu.

More details
WpActionLinkContent Guidelines