Kopi Pahit di Meja yang Sama

Kopi Pahit di Meja yang Sama

  • WpView
    LECTURAS 237
  • WpVote
    Votos 35
  • WpPart
    Partes 5
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mar, ago 19, 2025
Usia dua puluhan akhir. Hidup terasa seperti kopi hitam yang diseduh terlalu pekat-pahit, panas, dan membuat dada sesak. Raka duduk di meja yang sama setiap sore, mencoba menemukan jawaban di dasar cangkirnya. Tapi yang ia temukan justru cerita-cerita orang asing yang sama lelahnya dengan dirinya. Tentang mimpi yang kandas. Tentang rencana yang berantakan. Tentang takut menatap masa depan. Di antara aroma kopi dan perbincangan singkat, Raka perlahan belajar: hidup tak selalu manis... tapi setiap tegukan, sekecil apa pun, bisa membawanya pulang pada dirinya sendiri.
Todos los derechos reservados
#3
perjalananpulang
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Stealing My Husband
  • GAREL ; POSESIF BROTHER
  • My Step Mom? [END] ✔️
  • Unexpectedly Yours
  • ATMA FATAMORGANA
  • Dua Langit Berbeda
  • MOTHER
  • Gila!?, Gue Jadi Kucing?!
  • BOUND WITHOUT LOVE (END)
  • The Place You Left Me (Menuz) [END]

Demi mendapatkan cinta sang suami, Katharina rela merubah dirinya sendiri menjadi orang lain. Kana sudah melakukan semuanya, merubah dirinya sendiri demi Bian, hanya agar Bian mau menatapnya dan menerima kedua anak mereka namun Bian masih terus membuat tembok besar yang sulit ia tembus. Ia sudah melakukan semua hal hingga kehilangan jati diri. Ia bersikap lebih tenang agar bisa sama seperti mantan kekasih tersayang Bian, ia berpenampilan sopan memakai rok dan gaun berwarna soft juga menggunakan make up tipis seperti perempuan tenang yang estetik dalam cerita-cerita. Ia merubah dirinya sendiri menjadi orang lain demi Bian, bahkan Kana tidak tahu apa semua yang ia lakukan ini adalah jalan terbaik ataukah ia sedang menghancurkan dirinya sendiri perlahan demi perlahan. Namun semua berubah saat kedua anaknya mendapatkan ketidakadilan yang membuat darahnya mendidih. Kana tidak lagi ingin mengalah dan menjadi orang lain, ia akan menjadi dirinya sendiri dan membalas Bian atas apa yang kedua anaknya alami. Kana akan memastikan kedua anaknya mendapatkan hak mereka dari sang Ayah. Ia akan mencuri sesuatu yang memang miliknya. Mencuri - hati, pikiran, bahkan tubuh - suaminya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido