Story cover for Laura Dan Leo by Hipokampuss
Laura Dan Leo
  • WpView
    LECTURI 1,078
  • WpVote
    Voturi 103
  • WpPart
    Capitole 6
  • WpView
    LECTURI 1,078
  • WpVote
    Voturi 103
  • WpPart
    Capitole 6
Complet, Prima publicare feb 08, 2020
Dalam hidup,  kita disuguhkan banyak kejutan oleh semesta yang berperan banyak didalamnya. Tak jarang, kenangan pahit yang akhirnya membuat kita menaruh benci untuk sekedar menoleh melengkapi bagian cerita. Namun bukankah setelah menciptakan pahit, tuhan juga menciptakan manis? 
Mari selami kisahku, bersama sosok yang kukira, semesta sendiri yang memberikannya untukku. 

Ia Leo.

Tak kuberitahu nama lengkapnya apa, nanti saja jika ceritaku dengannya benar-benar berada diujung akhir.

Entahlah akhir yang seperti apa, bahagia atau malah sebaliknya. 

Bagiku, kami sama-sama seperti luka yang tak paham bagaimana cara menyembuhkannya. 

Maka itu, akan kutulis kisah ini dengan pelan tanpa buru-buru. Ia akan mengendap dan merangkak dari balik layar hidupmu. Diam-diam kelar, diam-diam usai.
Toate drepturile rezervate
Înscrie-te pentru a adăuga Laura Dan Leo la biblioteca ta și primește actualizări
sau
#98laura
Linii directoare referitoare la conținut
S-ar putea să-ți placă și
S-ar putea să-ți placă și
Slide 1 of 9
Hopeless [REPOST] cover
Langit Dara [End] cover
PILIHAN LIORA  cover
Aluka (Proses Penerbitan) cover
You Are Mine [Terbit] cover
When his name is cover
Trust cover
HSM 1: OLYMPIADS [END] cover
CARAKU MENDAPATKANMU cover

Hopeless [REPOST]

60 capitole Complet

Repost update rutin setiap Rabu, Jumat dan Minggu di jam 8 malam :"-) :::: Kita adalah kisah happy ending dengan epilog yang menyakitkan. :::: "Sakit." Bukan. Bukan lukanya namun perasaannya. Ia menarik napas panjang, dadanya teramat sesak, bahkan bernapas pun begitu menyakitkan. "Tuhan, tolong dengar, aku mau pulang." Lirihan yang penuh duka keluar begitu saja. Semesta seolah senang melihat senyum di sudut bibir Jeslin bertambah pudar. "Aku hanya penikmat luka yang tidak pernah mengerti cara untuk sembuh." "Terluka lalu lupakan" "Sulit, tapi aku sanggup." "Terima kasih atas semua luka yang tak pernah berujung."