V O N : Hidup atau Harapan

V O N : Hidup atau Harapan

  • WpView
    Membaca 674
  • WpVote
    Vote 322
  • WpPart
    Bab 19
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Min, Feb 23, 2020
Kamu itu egois. Sikapmu tak bisa dijaga dengan baik. Musibah bisa saja datang setiap saat kepadamu jika kamu tetap memiliki sifat itu. Cerita ini bukan hanya sekedar cerita. Jika kamu membaca dengan jelas dan tenang pasti kamu akan mendapatkan maknanya. Kupikir, aku menemukanmu. Tapi itu orang lain. Rasa malu saat itu muncul karena salah orang. Kuingin cepat bertemu denganmu. Cuaca mungkin sesuatu yang membantu kita. Tapi, itu mungkin hanya kebetulan. Aku ingin bertemu denganmu, sekarang.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#337
jarak
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • "So She Would Live" (The End)✓✓
  • 𝐓𝐢𝐭𝐢𝐤 𝐓𝐞𝐦𝐮 || 𝐎𝐧 𝐆𝐨𝐢𝐧𝐠
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Brave Alone
  • Pain of the Slayer
  • BACKWARDS (spartace ff)
  • What And or End Why
  • Full Of Scratches
  • Cahaya Dirimu

Dear Kim Sejeong, Lumba-lumba manisku, Kau tahu, aku menginginkanmu. Harapku itu bukanlah rahasia yang ingin kusembunyikan lagi. Semua yang terjadi antara kita, bukan tidak direncanakan. Kemudian, takdir menarikmu sangat jauh hingga tak terjangkau olehku. Tapi, kau akan terus berada di dalam hatiku. Kau adalah nafas dan alasan aku hidup, jadi siapa yang akan menghentikanku jika diputuskan bahwa kau adalah takdirku. Bagaimana jika kita menulis ulang kembali kisah itu, menulis jika kau tercipta untuk menjadi milikku. Dalam cerita kali ini, tidak akan kubiarkan siapapun merebutmu dariku bahkan kematian sekalipun. Dear Oh Sehun, Pinnochioku, kau pikir mudah untuk menulis kembali? Sedangkan di dunia baru ini hanya kau yang mengingat semuanya. Terluka dan berjuang sendirian. Kau pikir, aku bisa jatuh cinta padamu dengan mudah? Aku juga ingin, namun ada pintu-pintu (ingatan) yang tidak bisa kulewati. Kau kembali, namun menemukanku yang tidak tahu tentang keinginanmu. Bagaimana bisa kau mengatakan tak ada yang bisa menghentikanmu untuk menjadikanku takdirmu jika hanya kau yang ingat sedangkan aku tidak. Tapi, dalam cerita masa depan yang kau ceritakan padaku. Kita bisa mengubahnya, yaitu menulis ulang takdir kita satu sama lain.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan