Pernikahan Paksa (Istri Rahasia)

Pernikahan Paksa (Istri Rahasia)

  • WpView
    Reads 804,884
  • WpVote
    Votes 43,622
  • WpPart
    Parts 32
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 5, 2020
"Tuan, aku harus bagaimana? Aku tidak tau harus melakukan apa," ucap gadis itu sembari terus duduk dengan gelisah di tepi ranjang dimana sang tuan kini berbaring sambil meringis dan mengigau tak jelas. Wajah sang tuan pucat dan ia bisa merasakan pria itu demam tinggi. "Ti-tidak perlu melakukan apapun. Kau hanya perlu duduk dan temani aku disini, aku tak bisa sendiri saat hujan. A-aku trauma pada hujan," ucap sang tuan pelan membuatnya menatap pria itu terkejut juga kasihan. "Ia tuan, aku disini. Aku tidak akan pergi." "Kamu tidur disini," ucap sang tuan sambil menunjuk tempat di sebelahnya. Siapa sangka tidur yang sebenar-benarnya tidur itu membuat kesalahpahaman terjadi dan mengakibatkan keduanya di nikahkan secara paksa? Siapa yang bisa melawan apa kata takdir yang sudah campur tangan menghubungkan kedua manusia itu? Saksikan kisah pernikahan Ara dan Hanzen Zeino sang tuan. Rank #1 in Ara 10 juni
All Rights Reserved
#12
pernikahanrahasia
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Laksana Angin Bagaikan Hujan
  • Revenge, Sorry!
  • CAPTEN BASKET MILIK SASKIA [TAMAT]
  • WEDDING Art
  • Sanskara Sky [END]
  • Menyesal Setelah Menceraikanmu
  • Kekasih Halalmu [SUDAH TERBIT]
  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • Pernikahan Paksa (Istri Rahasia) ~COMPLETED~
  • The Story Of You And I

Sebagai gadis malas yang lebih suka duduk bahkan jika disuruh berdiri, Serayu merasa aturan wanita bangsawan tidak cocok untuknya. Karena itu, ketika Maharaja menjodohkannya dengan seorang ajipati, haruskah Serayu bertindak sebagai wanita yang sesuai dengan keluarga kerajaan atau tetap menjadi dirinya sendiri? * * * Seorang gadis bangsawan dituntut menjadi cantik, berbakat dan berbudi luhur. Mereka juga harus mengikuti 3 aturan wajib seorang wanita sebelum dikatakan sempurna, yaitu; patuh pada ayah saat gadis, tunduk pada suami sebagai istri, dan mengikuti putra ketika menjanda. Jadi, seorang wanita bangsawan yang baik harus menurut saat dinikahkan oleh orang tuanya, rela ketika suaminya mengambil selir, dan mendukung putranya bahkan jika menantunya menderita. Serayu merasa itu semua tidak masuk akal. Jika pria bisa mengambil selir, kenapa wanita tidak dibolehkan melakukan hal yang sama? Jika pria bisa menikah lagi setelah istrinya meninggal, kenapa wanita harus tetap menjanda? Karenanya, Serayu memutuskan tidak akan menikah, lebih baik memelihara beberapa pria tampan dan hidup nyaman selamanya. Namun, Maharaja tiba-tiba menurunkan dekrit untuk menikahkan Serayu dengan salah satu keponakannya. Hal ini tidak hanya merusak rencana indah Serayu, tapi juga menyeretnya ke dalam perkara perebutan takhta antara pewaris. Dikatakan pernikahan di antara bangsawan adalah masalah kepentingan, dan tidak ada ketulusan dalam keluarga kerajaan, jadi saat dua insan dipersatukan secara paksa, semua orang mengira bahwa kehidupan pernikahan mereka tidak akan bahagia. Gadis malas yang suka berpura-pura bertemu dengan pria yang kerap memakai topeng―siapa yang akan pertama mengalah? Terutama saat Serayu menyadari bahwa suaminya yang 'baik' ternyata memiliki ambisi tinggi, haruskah dia mendukung atau menghentikannya? #Fiksi Sejarah-Romansa-Drama *** Dilarang untuk MENGCOPY/MENGAMBIL SEBAGIAN atau SELURUH isi cerita ini. Copyright©2024 Cover : Pinterest SKIA LINGGA

More details
WpActionLinkContent Guidelines