VALERIE [HIATUS]

VALERIE [HIATUS]

  • WpView
    Reads 3,489
  • WpVote
    Votes 54
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Aug 2, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
- LOSS OF TRUST IN HOPE - "Aku merasa tertampar oleh harapanku sendiri." "Kedatanganmu dan kebodohanku." "Kamu adalah sosok yang aku kenal, namun justru kamu tak pantas kukenal." "Dia adalah sosok samar-samar yang terabaikan." "Harapanku diciptakan di tempat yang salah." "Kenyataannya, pelangi tidak pernah tercipta untukku." "Dan mungkin, adanya aku di dunia tak akan pernah berguna bagi siapapun." - Ini kisah antara aku, kamu, dia, dan kenyataan. Juga tentang bagaimana rasanya ketika dunia seakan tak menginginkanmu untuk hidup di sekeliling orang-orang yang kau harapkan untuk bisa menyayangimu. Setidaknya, barang sekali aku tahu rasanya dicintai seseorang pada masa SMA ku ini. Walaupun akhirnya akan menghancurkanku kembali? - Pelangi tidak berpihak kepadaku, ombak selalu menerjangku, kenyataan yang selalu menamparku, perlakuan buruk terhadapku, sampai dengan kebodohanku akan sikap manismu. Aku bukan matahari dan tak pernah menjadi matahari bagi siapapun. Pantas bukan jika aku tak pernah diinginkan?
All Rights Reserved
#457
bertahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • ARKALYA (END)
  • Imperfection : Trapped With Troublemakers✓ [Republish+Remake]
  • Menyerah atau Bertahan?
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Senyum untuk Kejora (COMPLETED)
  • CAHAYA DI BALIK LUKA [END]
  • Stres In Life
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines