Something in Destiny ❣️

Something in Destiny ❣️

  • WpView
    Reads 100
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadComplete Sat, Apr 23, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Kisah ini berawal saat pertama kali aku menginjakkan kaki ke area sebuah sekolah terfavorit di sebuah kota. Dikarenakan di sana sedang ramai memeriahkan acara graduation. Ada dua hal yang membuatku berniat mendatangi acara tersebut. Pertama, aku ingin bertemu dengan sepupu yang notabene tiga tahun tidak pernah berjumpa. Kedua, aku penasaran akan seperti apa acara tersebut mungkinkah akan lebih meriah dari sekolahku? Dan terakhir inilah yang menurutku lebih penting, aku rindu dengan sosok yang sudah lama tak ku jumpai enam tahun yang lalu. Ya, sahabat kecilku. Awalnya ku kira perjumpaan kami terhenti sampai di situ saja, namun ternyata ada begitu banyak cara tuhan hingga membuat hal-hal kecil di setiap pertemuannya jadi bermakna. Pun tentunya dalam hidupku.
All Rights Reserved
#573
nara
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Grisella Laurensa
  • My possesive boyfriend
  • Ayesha Transmigration
  • Cerita Amora
  • Three Targeted Girls!!
  • Tentang Rasa (TAMAT)
  • Sejarah Kita

Izinkan aku mengungkap sesuatu hal yang menurutku penting, izinkan aku mengungkapnya untuk yang terakhir kali. Rasanya berat jikalau harus melupakan orang yang dulu selalu bersama kita, setelah semua yang kita lewati bersama, tapi apa boleh jika takdir tidak berpihak sama kita. Aku terlalu berlebihan mempunyai rasa yang lebih dari teman tapi kamu harus tau semua perhatian yang kamu beri itu menumbuhkan rasa yang lebih dari pada seorang teman, dan harapan aku sangat besar tentang perasaan kamu. Untuk yang terakhir kali dan semoga ini yang terakhir dan tidak ada lagi sosok aku dihidup kamu, maafkan aku telah menyukaimu lebih dari seorang teman, kenal kamu itu adalah sebuah anugrah disaat aku sudah tidak mau mengenal cinta lagi tapi kamu datang sebagai teman yang memberikan harapan lebih ke padaku. Rasanya campur aduk antara berterimakasih karena kamu datang atau maaf karena aku berlebihan, dengan melihat kamu yang sekarang bahagia diluar sana aku ikut senang. Jikalau suatu saat nanti kamu sudah bertemu dengan yang lebih sempurna taruhlah aku dibagian kecil ingatanmu, jadikan aku sebagai sejarah yang sering kamu pelajari setiap harinya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines