Waktu Yang Salah (Completed)

Waktu Yang Salah (Completed)

  • WpView
    Reads 1,114
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 26, 2020
Tepat satu tahun lalu. Ardila dan Fakhri memutuskan untuk memilih berjalan di jalan masing-masing. Keputusan yang benar-benar menyiksa sampai detik dimana Ardila mengungkap perasaannya saat ini. Ardila tau benar bahwa hal ini bukanlah hal yang mudah untuknya, tetapi mau tidak mau Ardila harus sudah berbesar hati melihat Fakhri menemukan kebahagiannya(lagi). Ardila tidak marah, tetapi Ardila pun tak bisa turut bahagia. Terlalu munafik, bukan? Setidaknya terimakasih pernah mengisi meskipun hanya singgah dan sampai Ardila berada di titik terlemah dan memutuskan untuk pergi. Percayalah Fakhri, Ardila pernah sebahagia itu. Bersamamu yang pernah menjadi tempat Ardila kembali meski di Waktu Yang Salah.
All Rights Reserved
#157
masamuda
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Maaf' (Revisi)
  • Promise
  • Choose
  • Pergi
  • Cielo & Tierra (SUDAH TERBIT)
  • ADTA (Advar & Retta)
  • only your In my heart [End]
  • Surat tak berbalas
  • BELUM USAI | NA JAEMIN [ENDING] ✓

Hari hariku akan segera di mulai atau malah akan berakhir secepat itu? Ini yang dinamakan fajar atau senja? Ini jalanmu atau jalanku? Aku ingin berhenti dari semua fantasi ini Maaf..... Kumohon lupakan aku.... Semua tentangku ••• "kenapa ibu nggak pernah jujur sama aku selama ini?"ucap Nita yang telah berlinang air mata. Hatinya seketika hancur ketika mengetahui rahasia yang selama ini disembunyikan ibunya. "Maafin ibu, ibu takut jika kamu akan pergi ninggalin ibu''ucap Ranti yang tak bisa menahan air mata yang semula dibendungnya. "Tinggalkan aku, aku butuh waktu sendiri"ucap Nita yang langsung memalingkan wajahnya dari ibunya. "Nit dengerin ibumu dulu"ucap Andi "Cukup Ndi, kumohon pergi dari sini!'' Andi dan Ranti pun keluar dari kamar Nita. Setelah mereka pergi, Nita menangis sejadi jadinya. "Kenapa kalian semua egois?"ucap Nita di tengah tangisannya. "Riza, hanya Riza yang bisa ngertiin aku. Aku harus bertemu dengan nya"batin Nita. ••• Sebuah cerita tentang dia, aku, dan sebuah perasaan yang takkan terungkap dengan mudah Cinta yang terpendam karena eratnya persahabatan Cinta yang terhalang karena terbongkarnya suatu rahasia besar Mau tahu bagaimana keseruan ceritanya?jangan lupa mampir untuk baca ya

More details
WpActionLinkContent Guidelines