Waktu Yang Salah (Completed)

Waktu Yang Salah (Completed)

  • WpView
    Reads 1,114
  • WpVote
    Votes 136
  • WpPart
    Parts 40
WpMetadataReadComplete Wed, Aug 26, 2020
Tepat satu tahun lalu. Ardila dan Fakhri memutuskan untuk memilih berjalan di jalan masing-masing. Keputusan yang benar-benar menyiksa sampai detik dimana Ardila mengungkap perasaannya saat ini. Ardila tau benar bahwa hal ini bukanlah hal yang mudah untuknya, tetapi mau tidak mau Ardila harus sudah berbesar hati melihat Fakhri menemukan kebahagiannya(lagi). Ardila tidak marah, tetapi Ardila pun tak bisa turut bahagia. Terlalu munafik, bukan? Setidaknya terimakasih pernah mengisi meskipun hanya singgah dan sampai Ardila berada di titik terlemah dan memutuskan untuk pergi. Percayalah Fakhri, Ardila pernah sebahagia itu. Bersamamu yang pernah menjadi tempat Ardila kembali meski di Waktu Yang Salah.
All Rights Reserved
#36
fakhri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AURORA
  • Maaf' (Revisi)
  • Promise
  • Choose
  • Cinta Tak Pernah Salah
  • Dilema
  • RAPUH!
  • ADTA (Advar & Retta)
  • Denaya : Tahanan Masa Lalu "The Search Of True Love And Trauma Healing"
  • Pergi
AURORA

"Semua peristiwa yang kita alami selama ini ternyata akan berakhir menjadi kenangan? Lalu kenapa kau dulu menyinggahi hati ini jika pada akhirnya kau pergi. Datang untuk pergi, lebih pantas ku tunjukkan padamu". Ucap Rara "Mengapa dulu diri ini terlalu bodoh? Harusnya aku bisa membedakan mana tamu dan mana tuan rumah. Jika kau dulu datang sebagai tamu, maka akan kusuguhkan teh saja. Namun kau datang berlagak bahwa kau adalah tuan rumah, maka aku menyuguhimu hati. Jangan salahkan aku jika aku salah memberi perjamuan untukmu. Tanyakan pada dirimu! Salahkah cara kedatanganmu?" Rizki hanya bisa mematung menatap wanita kuat didepannya yang sudah ia sakiti. Ia terlalu bodoh memberikan semua pengharapan kepada Rara. Sekarang semuanya sudah terjadi. Nasi telah menjadi bubur, Rizki harus terima bahwa ia akan kehilangan wanita yang benar benar tulus mencintainya. Ikuti terus kisah perjuangan cinta Rara mencapai titik puncak.

More details
WpActionLinkContent Guidelines