Kita Yang Salah

Kita Yang Salah

  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 13, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
[spiritual-romance] Senja itu, suasana begitu hening. Ombak dilautan bergerak pelan, tenang. Getas daun-daun yang gugur, semilir angin yang mengusap lembut jemari kosong, gesekan daun palem di bibir pantai membuat suasana begitu hening, tapi tak mencekam. Hingga akhirnya aku melihat dia. Dia yang pernah kucintai, dia yang pernah kusayangi, benar-benar dia. "Kau masih sama ya, selalu menyukai pantai" Aku selalu sama, memang sama. Tak pernah berubah, pun pada hal menyukaimu.
All Rights Reserved
#216
kisahsedih
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surga Terakhir [tamat]
  • #Tentang Menanti
  • PEREMPUAN YANG MENCINTAI HUJAN
  • Bersamamu
  • Secangkir Teh | Selesai
  • Surrogate Wife [END]
  • Doa Yang Tak sama | END
  • Mencintaimu Dalam Diam

Suatu pagi Ali bertandang ke rumah Uwak. Fatihah membukakan pintu. Lalu Ali dijamu oleh Uwak. Terjerembap hidup Ali lantaran ditinggal sang istri untuk selamanya, kini ia ingin bangkit, ingin menemukan surga baru. Ali curhat kepada Uwak, bekas mertuanya, bahwa ia pasrah sepenuhnya soal jodoh kepada orang sepuh itu. Menanggapi curhatan Ali, Uwak berkisah, ada perempuan muslimah tapi janda, tapi Uwak menjamin kesucian perempuan itu. Ali samikna wa atokna, manut apa kata Uwak. Bagaimana selanjutnya? Simak kisah selengkapnya dalam novel-yang ingin penulis beri judul Surga Terakhir-ini. Selamat menikmati dan semoga berkenan. ... Bismillahirrahmanirrahim... Pembaca yang mulia, semoga cerita ini dapat menghibur panjenengan semua. Berguna bagi saya dan panjenengan semua. Komentari dan hadiahi bintang bila berkenan nggih. Maturnuwun...

More details
WpActionLinkContent Guidelines