Langit Abu-Abu

Langit Abu-Abu

  • WpView
    OKUNANLAR 7
  • WpVote
    Oylar 3
  • WpPart
    Bölümler 1
WpMetadataReadDevam ediyor
WpMetadataNoticeSon yayınlanan Çar, Şub 12, 2020
Perkenalkan Ia adalah Bintang Lakheisa. Ia adalah cahaya dalam gelapnya angkasa. Sinarnya berhasil menarik sang hitam datang. Sampai akhirnya pilihan menyesakkan pun datang. Datang dari perasaan bimbang dan gelisah yang merentang. Haruskah pengorbanan dibayar dengan perpisahan? ~~~ Langit adalah kelam. Teduh matanya tak bisa prang lain selam. Sampai akhirnya sosok lain pun datang untuk Ia genggam. Namun yang Ia dapat hanyalah amarah dan dendam. Semua sama, tenang, diam dan akhirnya karam. Seperti senja yang menggantikan fajar yang menghilang. Seperti 'kita' yang bahkan tak sempat mengenang. ~~~~~ Selamat datang dalam sepenggal cerita tentang Langit Narendra dan Bintang Lakheisa
Tüm hakları saklıdır
#763
problem
WpChevronRight
En büyük hikaye anlatıcılığı topluluğuna katılınKişiselleştirilmiş hikaye önerileri alın, favorilerinizi kütüphanenize kaydedin ve topluluğunuzu büyütmek için yorum yapın ve oy verin.
Illustration

Ayrıca sevebilecekleriniz

  • NESTAPA [On Going]
  • TRAUMA
  • LANGIT BIRU
  • C(LOSER) [END]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • Lintang Laksana (SEGERA TERBIT)
  • Sky.
  • Langit Artharendra
  • Naura & Lukanya
  • BLUE HOUR (Rona Senja di Langit Biru)

"Nestapa" kisah tentang seorang anak perempuan yang terlalu cepat memahami arti retak. Kiara lahir di rumah yang dulu dipandang sempurna. Rumah yang hangat, rapi, dan sering dijadikan contoh oleh orang-orang di sekitarnya. Sebagai anak perempuan pertama dan cucu perempuan pertama, ia tumbuh dengan bahu kecil yang sudah dibiasakan menanggung harapan. Ia belajar tersenyum lebih dulu sebelum mengeluh. Ia belajar mengalah sebelum meminta. Namun kesempurnaan itu tidak abadi. Ketika ayahnya berubah, suara yang dulu menenangkan menjadi meninggi, tangan yang dulu melindungi berubah menyakiti, dan kesetiaan perlahan tergantikan oleh perempuan lain. Kiara tidak hanya kehilangan figur, ia kehilangan rasa aman. Sejak saat itu, rumah bukan lagi tempat pulang, melainkan ruang yang penuh kehati-hatian. Kiara tidak pernah benar-benar menangis di depan siapa pun. Ia hanya menyimpan. Maka ketika Naren datang di masa SMP-nya dengan perhatian yang tulus dan kedekatan yang tumbuh tanpa diminta, Kiara tidak serta-merta membuka diri. Ia menyukai, tapi ia takut. Ia dekat, tapi ia menjaga jarak. Trauma membuatnya percaya bahwa mencintai terlalu dalam hanya akan berakhir seperti yang ia saksikan di rumahnya sendiri. Dan ketika fitnah memisahkan mereka, ketika Naren memilih melepas dengan alasan yang terasa janggal dan menyakitkan, Kiara kembali pada satu hal yang paling ia kuasai: diam. Di situlah nestapa itu tinggal. Bukan dalam jerit, bukan dalam amarah yang meledak. Melainkan dalam senyum yang tetap terpasang, dalam langkah yang tetap berjalan, dalam hati yang pelan-pelan belajar menanggung sendiri. Nestapa bukan sekadar kesedihan. Ia adalah perjalanan seorang anak perempuan yang dipaksa dewasa oleh luka, yang tetap berdiri meski tidak pernah benar-benar utuh.

Daha fazla bilgi
WpActionLinkİçerik Rehberi