ARTASKARA

ARTASKARA

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 3, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
"ARTAF,ASYA MAU PUTUS!!!" "Putus?" "IYA PUTUS! ASYA MAU PUTUS SEKARANG JUGA!" "Pacarannya kapan emang?" "WHAT?!!" .... Asyara hiller artaskara..baginya sejak nama Artaskara menjadi lambang identitasnya,kejadian-kejadian aneh terus dialaminya.. Artaskara adalah simbol kata dati Artaf tahta bagaskara, Artaf yang mengenali dirinya sebagai Cowok dengan lambang kebrengsekan campuran bajingan yang terlapisisi lelehan kebegoan.dan menjadi santapan penuh kebangsatan.Menurut Asyara tak ada yg lebih tau sifat jenaka dari seorang Artaf,kecuali dirinya.Karna Artaskara yang dikenal banyak kaum adalah lelaki bijaksana dengan segudang prestasi yang membahana.. . Bagi Asyara Artaf adalah dunianya, dan bagi Artaf dunianya adalah Raranya. Berawal dari kata ARTASKARA yang mentakdirkan mereka berdua,serta HILLER yang melambangkan kisah mereka yang duka...
All Rights Reserved
#75
tegas
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DANADYAKSA
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI
  • ANNISA {ON GOING}
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • Ayesha
  • My Duchess / End
  • Aksara [VERSI PDF FULL]
  • Ayesha Transmigration
  • JAM 3 SORE

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines