Dia datang entah dari mana, membawa kebahagian dengan sebuah canda.
Dengan mudah, ia merubah keadaanku. Memberiku sebuah senyum kembali, saat aku lupa bagaimana caranya tuk tersenyum.
Yang paling berharga baginya hanyalah satu.
Yaitu waktu.
Bagaimana rasanya jika waktu kita hidup di dunia ini sudah di tentukan dengan perhitungan hari?
Itulah yang ia rasakan.
Aku mohon, berilah waktu kembali kepada dia.
aku baru bertemu dengannya,
aku baru bahagia bersamanya,
aku baru mencintainya.
akan ku ceritakan kepada kalian, bagaimana seorang pria bernafas hanya untuk membahagiakan orang lain. Bukan hanya Diriku.
thanks Nanda Prawira kusuma.
All Rights Reserved