CHANTIK
  • WpView
    Reads 59
  • WpVote
    Votes 14
  • WpPart
    Parts 12
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 22, 2022
Namanya Chantika Annisa. Biasa dipanggil Icha kalau di rumah. Sejak lahir, banyak yang suka dengannya. Entah itu karena tubuhnya yang gemuk, kulitnya putih, serta wajahnya yang menggemaskan. Namun, seiring berjalannya waktu, semua itu berubah. Sejak melewati masa puber, hal-hal tersebut menghilang. Badannya kini kurus kerempeng, kulitnya pun menjadi kecoklatan karena mengikuti ekstra paskibra, dan wajahnya? Jangan ditanya lagi bagaimana penampakannya. Banyak benjolan-benjolan berwarna merah maupun putih, besar maupun kecil, bertebaran di mana-mana. Lalu rambutnya? Entah sejak kapan rambutnya yang dulu selembut sutra berubah menjadi sekusut sapu ijuk. Icha akui kalau sejak masuk SMA, ia sudah tidak telaten dalam merawat tubuhnya. Ia terlalu fokus dengan paskibra dan juga lomba-lomba akademik. Hingga ia melihat Rara, kakak kelasnya yang merupakan juara pertama putra-putri sekolah. Icha baru tahu kalau ada perempuan secantik Rara di sekolahnya. Itu pun ia terpaksa saat melihat acara putra putri sekolah. Tapi, sepertinya ia harus berterimakasih pada acara itu karena membuatnya ingin menjadi seperti Rara; cantik.
All Rights Reserved
#23
benitopublisher
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LEARA
  • Mine [SELESAI] ✔
  • CANTIKA
  • My Cengeng Girlfriend✔
  • REALIZE [END]
  • My Enemy Ayna
  • Persona
  • Ellara Le Runa
  • Sangsaka
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
LEARA

"Gue udah pernah bilang kan, jangan mainin bibir lo atau gue bener bener khilaf kali ini," bisik Lea tepat di telinga Rara. Dan boom wajah Rara seketika memanas merah padam, sialan Lea benar benar membuatnya gila. Setelah perasaan kecewa juga kesal yang di berikan sekarang perasaan senang yang ditorehkan. Setelahnya Lea manarik wajahnya dan "Jaketnya buat lo aja, siapa tau lo kangen sama gue lo bisa pake jaket gue." Melihat pipi merona gadis di depannya membuat Lea terkekeh. "Oh ya satu lagi, jangan pernah blushing di depan cowok lain. Karena gue ngga yakin iman mereka bisa sekuat gue buat ngga nyium pipi lo," Lea memang sialan setelah mengucapkan itu dia mengacak rambut Rara dan pergi ke lapangan indoor untuk melanjutkan bermain basket bersama temannya. "DASAR FAKBOI!" "HAHAHAHAHAHA OF COURSE I AM BABE!" Lea yang masih berjalan belum jauh dari Rara tergelak saat mendengar teriakan Rara untuknya. #1 Mine (2-04-20) DILARANG MEMPLAGIAT CERITA INI!! Semua orang punya karya jadi tolong hargai:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines