Lorong Gelap

Lorong Gelap

  • WpView
    GELESEN 436
  • WpVote
    Stimmen 43
  • WpPart
    Teile 14
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert So., Feb. 23, 2020
Mendaki memang hal yang bisa dikatakan sulit. Karena seorang pendaki harus memiliki fisik, mental, dan juga keterampilan yang mumpuni. Namun siapa sangka, perjalan seorang pendaki tak semua berjalan mulus. Begitu yang dialami 5 orang sahabat ini. Simak cerita perjalanannya dan selamat membaca!!
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Lembah Arunika
  • ALL ABOUT PS5 || TXT ||
  • YANG DIPANGGIL GUNUNG
  • TUMBAL SAJEN
  • Gunung Kematian (TAMAT)
  • Terjebak 2 Alam [S1 dan S2]
  • Puncak yang tak terjangkau
  • my world is a magical world
  • Tongkrongan Kelas Pojok (End)
  • The Forest and Them (Complete ✅)

Dina hanya ingin lari sejenak. Dari rumah. Dari kampus. Dari masa lalu yang tak pernah benar-benar ia tinggalkan. Maka ia mengajak empat temannya-Bagas, Ayu, Raka, dan Tari-untuk mendaki Gunung Mahesara, gunung yang katanya penuh legenda, namun jarang tersentuh wisatawan. Lima remaja dari latar dan budaya berbeda, menyatu dalam perjalanan menuju puncak. Awalnya, ini hanyalah perjalanan tentang alam, peluh, dan keheningan hutan. Namun segalanya berubah ketika mereka menemukan sebuah percabangan jalur: satu jalur resmi, satu lagi tertutup semak dan larangan. Dari sinilah semuanya bermula. Kabut turun. Kompas tak lagi bekerja. Hutan mulai berbicara. Mereka tersesat di tempat yang tak ada dalam logika-Lembah Arunika, dunia tersembunyi yang hanya muncul bagi mereka yang memikul beban tergelap. Di lembah itu, sihir bukan dongeng. Makhluk gaib dari mitologi lokal bukan sekadar cerita rakyat. Mereka nyata. Hidup. Dan menjaga keseimbangan dunia yang mulai retak. Kelima sahabat ini harus menghadapi rintangan demi rintangan-bukan hanya melawan kekuatan jahat yang mengancam lembah, tetapi juga menghadapi sisi tergelap dalam diri mereka masing-masing: kemarahan, penyesalan, ketakutan, dan kesalahan yang tak pernah mereka maafkan. Dalam perjalanan yang penuh luka dan kehilangan, mereka mulai bertanya: Apakah lembah ini benar-benar dunia lain-atau justru cermin dari hati yang terluka dan ingin disembuhkan? Dan di tengah kabut yang tak kunjung sirna, satu pertanyaan terus bergema: Apakah mereka akan menemukan jalan keluar-atau justru menjadi bagian dari lembah itu selamanya?

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien