Bukan Puisi Biasa

Bukan Puisi Biasa

  • WpView
    Reads 3,874
  • WpVote
    Votes 216
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Dec 27, 2020
Karya ini bukanlah sekadar sebuah puisi, namun tentang sebuah perasaan yang menggores hati nurani selama pandemi. Ditinggalkan dan meninggalkan adalah pilihan yang sulit dipahami. 365 hari telah kugoreskan dan kusatukan melalui jiwa, raga, dan sukma dalam buku yang berjudul, "Bukan Puisi Biasa" . "Kutiplah semaumu tapi jangan sampai kau tinggalkan jejak penulisnya," Madi Ar-Ranim, 2020.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Promise
  • Setelah Langit Berbisik
  • Mencintaimu Adalah Perang
  • Batas-Batas Eksistensialisme
  • Segala Tentangmu ❝
  • Bukan Sekedar Pelampiasan Amarah.
  • Untuk, Abadi | Completed ✔
  • KLINIK PUISI (Semoga Lekas Kambuh)
  • Sedalam Samudera
  • Arkara [PROSES REVISI]
Promise

Rayna tak pernah benar-benar memilih. Di antara dua hati yang mencintainya, hanya satu yang selalu diam-diam ia doakan. Ketika waktu dan takdir mengguncang segalanya, sebuah tragedi membawa Rayna pada luka yang tak pernah ia bayangkan: kehilangan, penyesalan, dan janji-janji yang tak sempat diucapkan. Lewat kenangan yang tertinggal dan sepucuk catatan terakhir, Rayna mencoba memahami-apa arti mencintai seseorang tanpa pernah tahu apakah ia akan kembali. "Katanya, kalau cinta itu tulus... waktu takkan memisahkan. Hanya menguji."

More details
WpActionLinkContent Guidelines