Goresan Rindu

Goresan Rindu

  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2020
Semilir angin menerpa dengan lembut dipermukaan kulitku, lembutnya mengingatkanku pada sosok pria yang memberiku secerca harapan tanpa kepastian, kelembutannya membuatku rindu dengan apa yang ada pada dirinya Bahkan anginpun cemburu pada seuntai kata rindu yang aku titipkan untuk disampaikan padanya, hingga suatu saat ia jenuh dan tak lagi berpihak kepadaku. Kemudian hujan datang menawarkan diri untuk menyampaikan berbagai perasaan yang ingin kusampaikan pada sang pemikat hati, tetesan demi tetesan rindu dalam balutan doa yang ku siramkan padanya mengalir, berharap suatu saat dapat dipersatukan dalam lautan temu yang dibalut oleh keberkahan dari sang maha Cinta Seandainya angin terus menyampaikan rinduku padamu, mungkin aku takan tau bagaimana hujan mengubah rindu menjadi untaian doa yang candu Namun, akupun sadar bahwasannya mengharapkan sesuatu yang belum tentu aku miliki itu salah, dan akupun sadar bahwa sang maha pembuat skenario hidup telah menggariskan takdirku yang sudah jelas dan pasti akan membawaku pada titik kebahagiaan yang diridhaiNya Kebahagiaan yang kuharapkan datang dari sang pengabul doa. Maafkan aku tuan, karena telah lancang menyebutkan namamu dalam sepertiga malamku.
All Rights Reserved
#617
religius
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • senja di matamu
  • untuk damai
  • Full Of Scratches
  • ALBARA - (Jatuh Cinta Itu Lucu)
  • Air Mata Cinta
  • Surat Untuk Takdir [ ON GOING ]
  • ANTARA DOA DAN RASA
  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )

senja di kala sore itu yang telah mempertemukan kita kembali,setelah sekian lama tak pernah lagi kutatap teduhnya matamu.bayanganmu kembali bertahta di ingatanku,sekian lama ku hempas jauh rasa itu,dan mencoba untuk menghargai dia yang mencintaiku,tapi rasa itu kembali lagi hanya karena sebuah pertemuan yg tak sengaja dan tak pernah kuduga, mengapa? mengapa di saat aku ingin mencintai dia yang mencintaiku kau pertemukan kembali aku dengannya?mengapa rasa yang sudah lama terhempas kini kembali hadir dan menghempas cinta yang mulai tumbuh untuknya hanya dengan satu pertemuan? oh Allah inikah jawaban dari doa yang pernah kulangit kan sebelumnya?,jika benar tolong jaga rasa itu hingga takdirmu yg menentukan... "ayoo,ikuti ceritanya! in shaa allah seru dan menguras emosi"

More details
WpActionLinkContent Guidelines