We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
why??!!

why??!!

  • WpView
    Reads 176
  • WpVote
    Votes 23
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 16, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
-현진- Perbedaan mengharuskan kita berpisah. Entah bagaimana cinta ini mempersatukan kita. Kita diciptakan untuk bersampingan tapi tidak untuk berdampingan. 'apakah kamu masih mencintaiku? Jika tidak... Tidak apa-apa. Sebab aku masih mencintaimu. Karna aku tahu sulit untuk menyatukan antara rosario dan arah kiblat.' 'jika berbicara tentang cinta..... Rasa itu masih ada. Namun aku memendamnya sendiri dengan alasan klasik aku hanya tidak ingin cintaku menjadi dosa' Ryfa... Titip doa ku pada tuhanmu, salah kah aku lancang mencintai umat nya? Reynald... Titip doa ku pada tuhanmu, bolehkah aku mencintai umat nya?
All Rights Reserved
#39
reynald
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Dilarang Jatuh Cinta! 2
  • Stay With Me(completed)
  • LOVE DIFFERENT RELIGION (END)
  • Antara Tasbih dan Rosario
  • Maaf, Aku Pilih Tuhanku
  • AIR (Ketika dua air yang berbeda arti disatukan atas nama cinta) KOMPLIT
  • satu Hati Beda Agama
  • REYFAL

WARNING!! BERISI KONTEN SENSITIF, DIHARAPKAN TIDAK TERBAWA OLEH EMOSI YANG BERLEBIHAN KETIKA MEMBACA BAGIAN YANG MENYEBABKAN GEJOLAK EMOSIONAL. . . "Hanya ada dua pilihan ketika menjalani cinta beda keyakinan, ganti Tuhan atau ganti pacar. Sesungguhnya Tuhanku dan Tuhanmu adalah satu, namun tetaplah berbeda dalam pandangan dunia yang luas." Sejujurnya, aku masih menyayangi kamu, Sam. Kita harus berjarak hanya karena perbedaan agama. Saat aku ke masjid, tujuanmu adalah gereja. Aku menggenggam tasbih, kamu menggenggam rosario. Aku membuka Alquran, kamu membuka Alkitab. Aku melantunkan shalawat, kamu menyanyikan pujian. Kita saling mencintai dan menyayangi, namun kita memanggil nama Tuhan dengan sebutan yang berbeda. Aku mencintai dan menyayangimu, Sam. Tetapi, apalah dayaku? Coba tanyakan pada Tuhanmu, bolehkan aku yang bukan umatNya mencintaimu? Apakah Tuhanmu akan marah bila aku mencintai dan menyayangimu? Lanjutan dari novel yang sebelumnya, dengan judul yang sama pula. Tidak melayani perdebatan soal agama..

More details
WpActionLinkContent Guidelines