LUKA [✓]

LUKA [✓]

  • WpView
    Reads 1,015
  • WpVote
    Votes 178
  • WpPart
    Parts 16
WpMetadataReadComplete Thu, Apr 1, 2021
Kepada tiap-tiap tetesan hujan yang turun, tolong sampaikan padanya, bahwa aku akan memaafkan jika ia ingin datang lagi. Pada lelaki yang membuatku patah hati, walau telah pergi tanpa permisi, yang ku harap masih akan kembali. Karena lelaki itu telah membawa kunci hatiku setelah ia menguncinya dari luar, tanpa pamit. Aku tak dapat membuka hatiku untuk orang lain -karena kunci itu masih berada padanya- walaupun sudah satu tahun setelah kepergiannya yang begitu tiba-tiba. Hanya curhatan singkat dari masa lalu yang masih sulit tuk dilupa. Akan ditulis dengan alur yang berantakan -sesuai mood yang ku rasakan. Aku mulai menulis cerita ini pada 1 Februari 2020. Dan akan ku akhiri di hari kelahirannya yang hanya datang 4 tahun sekali. Selamat membaca~
All Rights Reserved
#6
bdg
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cerita Tanpa Akhir
  • Galang dan Naura ✔
  • I'm Keysa
  • Rintik Hujan
  • Wounds in Marriage
  • SELAMA ITU KAH, APAKAH  KAU AKAN KEMBALI?
  • Grafi [End]
  • 𝐀𝐋𝐈𝐀𝐆𝐍𝐀𝐍 [ SELESAI ]
  • Laksana Hujan [completed]

Hubungan jarak jauh ini awalnya penuh tawa, janji manis, dan rasa percaya. Tapi semuanya mulai retak saat aku melakukan kesalahan-berulang kali. Dia masih bertahan, masih menunggu aku berubah, meskipun perlahan hatinya mulai lelah. Dia laki-laki yang baik, pemaaf, dan sangat mencintaiku. Tapi luka yang kubuat terlalu dalam... dan aku takut, suatu hari nanti dia benar-benar menyerah. Ini kisah tentang penyesalan, perjuangan memperbaiki diri, tentang cinta yang diuji oleh jarak, trauma, dan kesalahan masa lalu. Dan tentang rasa takut... kehilangan satu-satunya orang yang pernah mencintaiku tanpa syarat. Aku nggak tahu ujungnya akan bagaimana. Tapi selama dia masih bertahan, aku akan terus mencoba. Karena cinta ini... terlalu sayang untuk dibiarkan hilang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines