LOLIPOP PERTAMA BONI

LOLIPOP PERTAMA BONI

  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2020
Boni atau biasa di panggil Boniiiii karena memang ia tak mempunyai nama panjang adalah seorang siswa kelas 11 SMA yang masa bodoh dengan penampilanya hingga diumurnya yang menginjak 16 tahun ia sama sekali belum pernah pacaran ataupun dekat dengan wanita. Suatu pagi saat Boni sedang di hukum membersihkan toilet sekolah karena terlambat ia bertemu dengan murid baru bernama Tiara Puspita Sari. Apa yang terjadi berikutnya pada BONI ? Semua kisah klasik percintaan masa sekolah ada disini. Udah yuk Baca Aja.. Jangan Lupa Follow. Siapa tau ni novel bisa di filmkan Hehehe Selamat Membaca :)
All Rights Reserved
#662
viral
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Kia larasati fortuna
  • Paguyuban lima sekawan✔️
  • GERALDI [SUDAH TERBIT]
  • REANDRA [END]
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)
  • Garis Luka
  • Choices
  • GALANG [SELESAI]
  • Never Started (Complete)

Kia Larasati Fortuna adalah gadis cantik dengan rambut sepunggung yang sekarang duduk di bangku kelas 2 SMA mulia, gadis yang selalu ceria dan ramah kepada siapapun. Kia termasuk gadis di SMA itu yang selalu menjadi langganan guru BK karena selalu menggunakan aksesoris yang tidak sesuai dengan ketetapan aturan SMA itu, tetapi meskipun begitu Kia selalu menjadi langganan juara di kelasnya. Itu yang membuat guru-guru di SMA itu heran terhadap Kia, anak yang mempunyai nilai akademik tinggi tetapi sering tidak mengikuti aturan di SMA itu. ********** "Lagi-lagi kamu datangnya selalu mepet kia, coba kamu belajar untuk datang lebih pagi lagi," tegur pak Tono guru Bahasa yang selalu ada di depan gerbang sekolah melihat dan mengawasi siswanya. Pak Tono adalah guru Bahasa Kia yang berusia hampir 50 tahun. Ia terkenal disiplin dalam menjalankan aturan di sekolahnya dan galak jika siswa itu melanggar. Sehingga siswa SMA itu lebih memilih mematuhi aturan ketimbang harus berurusan dengan pak Tono. "Lihat sabuk yang kamu pakai, tali sepatumu, belum lagi rambutmu yang warna coklat itu, pakai baju di keluarkan lagi, ini peringatan terakhir ya buat kamu Kia," tambah bapak yang memakai kacamata itu. "Siap pak, saya gak ngulangin lagi deh. Saya ke kelas dulu ya pak," ujar Kia tersenyum memelas meninggalkan pak Tono yang masih berdiri di depan gerbang sekolah. Dari seberang jendela kelas terlihat sosok mata yang mengaggumi gadis itu, matanya tak henti melihat gerak-gerik gadis cantik itu. *******

More details
WpActionLinkContent Guidelines