Still You

Still You

  • WpView
    Reads 1,384
  • WpVote
    Votes 146
  • WpPart
    Parts 23
WpMetadataReadComplete Tue, Aug 18, 2020
Caca harus pindah kota dan sekolah akibat tuntutan pekerjaan ayahnya. Di sekolah barunya dia bertemu dengan orang yang disegani seluruh sekolah. Tapi Caca merasakan hal aneh. Caca yang sama sekali tidak mempercayai cinta pada pandangan pertama kini berubah pikiran. Saat mata tajam dengan tatapan dingin itu manatap mata Caca yang menyejukkan, Caca merasakan desiran aneh didadanya. Ya! Akhirnya Caca meyakini itu sebagai cinta pada pandangan pertama "Udah gue bilang berapa kali sih?! lo jangan berharap sama gue, karna gue gak akan suka sama lo!" -Arvano "Mama Caca bilang, segala sesuatu itu butuh diperjuangkan. Makanya sekarang Caca lagi merjuangin Vano" -Michela Akankah Caca berhasil meluluhkan hati dingin seorang Arvano? Baca aja dlu. Jangan lupa vote and komen ya😙
All Rights Reserved
#945
cutegirl
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • Rannia√
  • Good Killer [Completed]
  • ALENO
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • RAJAWALI
  • DAVARA
  • Semu [Completed]
  • Just For You

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines