Lembur
  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Thu, Feb 13, 2020
"Aku ingin pulang sekarang, sungguh," ucapku lirih yang kurasa hanya direspon udara dingin di sekitarku. *** "Aaa!!!" Teriakan yang menyerupai denting lonceng geraja itu membuatku menggigiti kuku, aku tidak ingin lagi bertemu dengan setan itu. Suaranya saja sudah menjatuhkan mentalku, suaranya benar-benar nyaring, tajam, dan keras.
All Rights Reserved
#120
malam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BATAS KEMATIAN
  • Ave Satanas (Terpujilah Setan) [TAMAT]
  • Pancasona #WRITONwithCWBP
  • Ci-Luk-Ba (TAMAT PER-EPISODE)
  • My Horror •Irror•
  • bisikan
  • Kutukan Kembang Desa
  • Teror sinden (Liburan Telaga Tengah Alas)
  • くも の せかい Dunia Kabut

Tidak semua yang kita percaya itu dapat kita yakini. Namun tidak semua apa yang kita tidak percayai itu tidak ada. Ini kisahku, aku tidak memaksamu untuk percaya apa yang aku ceritakan. Tapi yang harus kau ketahukan, mereka benar-benar ada. Mereka kejam, mata merah tajam penuh dengan kebencian. Rambut berantakkan, kuku panjang, yang dapat merobek perut hanya sekali gores dan mencongkel bola mata dari cangkang. Percaya atau tidak percaya begitulah adanya. Berat untuk menyakininya, berat untuk mempercayainya, tapi inilah kisah yang kualami. BATAS KEMATIAN.

More details
WpActionLinkContent Guidelines