Bedroom (Revisi)

Bedroom (Revisi)

  • WpView
    Reads 1,189
  • WpVote
    Votes 70
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadMatureComplete Sun, Mar 22, 2020
Mendengarkan penjelasan dari dokter membuatku semakin ingin menggali lebih dalam lagi. Apakah ibu ada kaitannya dengan kasus keluarga yang dr. Chris maksud. "Anin.. jika saya boleh tau. Apakah kamu sering mendengarkan bunyi gamelan?". Tanya dokter kepadaku. Tapi dari mana dia tau tentang bunyi dan suara gamelan itu. "Iya dokter, tapi mengapa dokter bisa tau?". Balasku dengan bertanya kembali padanya. Raut wajah dokter lalu berubah menjadi sangat serius dan menyuruhku untuk berbaring di atas kursi pasien yang biasa dia gunakan untuk menghipnotis pasien. ****** "Anin.. kamu sudah berada di nama kunci jawaban itu ada.. masuklah dan kamu akan tau kebenarannya". Ucap dr. Chris memberiku pengarahan. Tepat di depan kamar kosong itu aku berdiri. Aku yakin semua akan berlalu setelah aku menemukan jawaban atas apa yang menimpaku selama ini.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ANDAI AKU PUNYA KESEMPATAN LAGI (TAMAT)
  • KEAJAIBAN IV
  • Heart & Vein END
  • DIARY DEPRESIKU
  • The Best Part (Completed)
  • 5 Criteria To Be My Boyfriend
  • X = Savior✔
  • INTAN (Cerita Pendek - End)

Ini tentang aku, seorang anak perempuan diselimuti rasa rindu, penyesalan, kekecewaan, dan sakit hati. Tentang aku yang memiliki jiwa rapuh. Mungkinkah ada obatnya? Jika, ya, aku berani membayar berapa pun untuk itu. Aku tidak bercanda. Aku serius. Aku butuh obat itu agar duniaku kembali sempurna walaupun tidak pernah sempurna semasa aku hidup di alam semesta yang penuh misteri ini. Namun, siapa sangka. Ada keajaiban datang dalam hidupku. Aku berhasil menemukan obat untuk luka di tubuhku ini. Akan tetapi, obat itu tidak bisa dibayar dengan uang. Obat itu hanya bisa dibayar dengan cara paling aneh di dunia. Aku harus rela mengorban hal yang paling aku sayangi dalam hidupku. Kenapa harus diberi pilihan? Jika pilihan itu tidak bisa membuat lukaku sepenuhnya sembuh! Lalu, apa maksudnya menunjukkan obat itu kepadaku. Aku tidak mengerti dengan semua permainan alam semesta kepadaku. Benar-benar tidak mengerti. Aku marah dan menyalahkan alam semesta atas semua rasa sakit dari lukaku ini. Namun, itu tidak ada gunanya. Kenapa? Semesta tidak pernah salah. Aku yang salah karena tidak pernah memandang dari berbagai sudut. Aku hanya memikirkan diriku sendiri. Aku tidak pernah memikirkan orang lain sekalipun aku menganggap diriku tidak seperti itu, tetapi aku tidak bisa menilai diriku sendiri sebab karakter seseorang hanya dapat dinilai oleh orang lain. Akibatnya dari semua itu, aku harus belajar meredahkan amarahku dengan cara mulai memahami tujuan dan rencana alam semesta kepadaku hingga aku sadar bahwa rasa luka di tubuhku ini adalah ulahku sendiri. Kenapa? Sebab selama aku hidup, aku tidak pernah bisa memanfaatkan diriku atas kematian orang yang paling aku cintai, yaitu Lamtiur, Papa. Sosok yang berhasil mengubah duniaku menjadi penuh warna.

More details
WpActionLinkContent Guidelines