Kata Rindu

Kata Rindu

  • WpView
    Membaca 1,812
  • WpVote
    Vote 109
  • WpPart
    Bab 24
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 13, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Sekumpulan kata sederhana, namun mengandung makna yang begitu dalam. Makna yang hanya bisa diterjemahkan bila sedang merasakan rindu teramat dalam. Rindu yang mendambakan cinta segera berlabuh didekapnya dan tak pergi untuk selamanya. Rindu tercipta oleh ruang dan waktu ini seakan-akan sengaja untuk mengaduk-aduk perasaan hingga tak karuan. Menantikan cinta, rindu tetap setia menanti sembari menuangkan kerinduannya melalui kata-kata sederhana yang sekiranya dapat mengobati sedikit rindunya 🌷
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#1
dekapan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • MENCINTAIMU, SEINDAH TUHAN MENCIPTAKANMU
  • Sekumpulan Sajak yang Berkisah
  • Puisi Kemana Saja
  • TENTANG RASA
  • Nostalgia Cinta Dalam Rindu
  • Apa sih Rindu!? [Completed]
  • Setelah Langit Berbisik
  • Desahan Rindu
  • Puisi Romantika Kuno

Aku percaya cinta adalah sebuah pelukan hangat, bahkan di tengah gemuruh hujan. Tapi siapa sangka, pelukan yang sama kini meninggalkan dingin di tubuhku? Kamu meninggalkanku, dan aku tak pernah siap untuk kehilanganmu. Kehilanganmu bukan sekadar perginya seseorang dalam hidupku. Kehilanganmu adalah tentang diriku yang kian merapuh, bagian-bagian dari diriku yang tercerai-berai, seperti serpihan kaca yang tak tahu bagaimana akan kembali utuh. Aku mencoba menulis surat untukmu, berharap kata-kata bisa menggantikan kehadiran yang hilang. Namun, setiap huruf yang kutulis, hanya menambah luka, mengingatkanku pada rindu yang tak akan pernah sampai kepadamu. Mungkin, mencintaimu adalah keindahan sekaligus kutukan. Sebuah hadiah yang diiringi keperihan tanpa akhir. Dan di sinilah aku, yang dalam diam melangitkan namamu. Untukmu, yang kucintai dengan penuh Namun tak pernah menyadari kehadiranku. Buku ini sengaja ditulis untuk nama yang selalu kulangitkan namun enggan untuk menyambutku, yang hadirnya pernah membuat duniaku mekar dengan indah, yang kehilangannya membuat diriku merapuh bersama serpihan luka yang ia tinggalkan. Dan buku ini sekaligus dedikasi untuk mereka yang pernah kehilangan, untuk hati yang berani mencintai meski tahu akan terluka. Karena di balik setiap tetesan air mata, selalu ada cerita yang layak untuk diceritakan.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan