My Sugar Billionaire

My Sugar Billionaire

  • WpView
    Reads 75
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 9, 2022
WpInfo
Fiction
Fantasy
"yak! mana handukmu?" "aku lupa membawanya, kenapa?" "kenapa bisa lupa?!" "mana aku tau" ia melewati lelaki yang baru saja keluar dari kamarnya. Lelaki itu menggeleng kecil ketika melihat bagaimana tubuh mungil itu. Bagaimana bisa ia tidak menyadari betapa gemasnya tubuh mungil itu jika di peluk, dan di gendong. Kay menggeleng kecil dan kembali melangkahkan kakinya ke dapur. Selesai memakai baju, si pemilik tubuh mungil itu keluar dari kamar dengan memakai baju piyama yang kebesaran ditubuhnya. Sangat menggemaskan, pikir si lelaki itu. Ia membawa camilan dan memeluknya ditubuh mungilnya, sudah seperti anak kecil saja. "aku tidur bersamamu malam ini" Tubuh mungil itu mengangguk dengan santai, karena kedua orang tua si lelaki akan ke rumahnya malam ini dan menginap disana.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Sugar Daddy(END)
  • My Precious Bastard Boyfriend [End]
  • Naughty Baby on My Bed
  • Dirga & Aletta (21++)
  • The Crazy Wedding
  • MISS AROGAN

"Jadi gi mana ? Mau pinjem uang gue dulu gak ?" tanya kelly lagi, tapi bellova kembali menggeleng. Dia tidak ingin merepotkan kelly terus menerus. "Cariin gue gadun dong, yang kaya, yang ganteng, dan yang paling penting badan dia bagus" ucap bellova sedikit ngawur karena dia sudah mulai mabuk. "Yeeuuu mana ada maemunah gadun spek sempurna kayak gitu, lo banyak mau ya" kelly menoyor kepala bellova dengan kesal. "Yaudah kalau gak ada, berarti gue gak akan jual diri kalau gitu hahaha" bellova tertawa renyah, membuat bastian yang sedari tadi menatap tajam punggung wanita itu tertegun ditempat, tawa yang sangat indah batinya. "Kenapa lo bas ? Udah dapet inceran ?" tanya dennis membuat bastian mengangguk. "Emang radar alpha man lo gak bisa diremehin ya" ucap samuel terkekeh, ketiga pria dewasa itu sedang duduk disofa pojok, suasana yang temaram memang sengaja mereka pilih untuk menikmati waktu untuk melepaskan penat sejenak. "Udah, dan gue udah gak tahan buat hajar dia dibawah kuasa gue" MATURE KONTEN !! BOCIL MINGGIR, KALAU GAK SUKA MINGGIR BOS KARYA ASLI DARI OTAK CANTIK GUE GAK SUKA ? BODOAMAT !!

More details
WpActionLinkContent Guidelines