Story cover for flower corwn by dnnnrdd_
flower corwn
  • WpView
    LECTURAS 132
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 6
  • WpView
    LECTURAS 132
  • WpVote
    Votos 30
  • WpPart
    Partes 6
Continúa, Has publicado feb 12, 2020
"kamu mau kemana?" tanya ava saat melihat al hendak berdiri

"Bentar, kamu tunggu disini" jawabnya mantap, lalu berlari kecil 

"JANGAN LAMA AKU TAKUT SENDIRI!" teriak ava, namun masih terdengar oleh al

kini di tempat lain al sedang memilih bunga yang bagus untuk 'avanya'. senyum merekah tercetak di wajah tampanya saat melihat flower corwn buatanya jadi, Ya al sedang membuat flower corwn untuk 'avanya'

"AVAA!" teriak al senang

"Udah?" tanya ava saat melihat al kembali.




*Mau tau lanjutanya? yauda baca aja dulu:)
*Ini cerita pertama jadi maaf kalo jelek, jangan hujat ya:)
*Jangan lupa tinggalkan jejak:)
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir flower corwn a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Don't Talk About Money de catheryn99
55 partes Concluida
Pernah ga sih? Kalian sekelas sama anak beasiswa yang ganteng banget, pinter banget, tapi juga sombong banget. Padahal dia tuh miskin banget :( Bukannya Irin judging nih, tapi pernah sekali waktu dia sekelompok sama Tama dan maksa buat kerkel di rumahnya untuk tugas akhir mata kuliah Bahasa Indonesia, dan Irin baru tahu, ternyata di Jakarta masih ada ya rumah yang base nya dari kayu tanpa di semen. Letaknya dalam gang kumuh yang bau sampahnya kemana-mana. Tapi jujurly, kalian ga bakal lihat Tama seperti lingkungannya itu, walau dia juga ikut milah sampah yang bisa di daur ulang atau bisa dijual lagi sama bapaknya, semua hal ini yang mendukung Tama mendapat beasiswa untuk berkuliah di universitas terbaik, di tempat yang sama dengan Irin, lewat jalur surat keterangan tidak mampu. Tapi Irin sangat kagum sama Tama, bukan karena wajahnya aja yang tampan, walau hidup Tama terlihat jauh lebih susah dari Irin yang turun naik Jazz ke kampus, Tama ga pernah sekalipun terlihat mengeluh, ga kaya Irin yang perasaan hidupnya ngeluh mulu, malah pinter juga masih pinteran Tama, makanya Irin suka sama Tama, kalo kata Irin sih suka aja, ga yang gimana-gimana, tapi Irin tuh jadi suka ngintilin Tama, minta sekelompok sama Tama, minta diajarin Tama, mau makan bareng Tama atau bawain bahkan beliin Tama makanan, nawarin Tama balik bareng, mau main ke rumah Tama, sampai Tama tuh jengah, dan dari situ Irin menyimpulkan Tama sombong berikut berpemikiran sempit. "Kamu bisa ga? Ga usah dekat-dekat dengan saya? Saya ga butuh belas kasihan kamu, Irin. Jangan bawain saya makanan lagi, ga perlu tawarin saya pulang bareng kamu karena saya bisa sendiri. Jangan masuk ke dunia saya karena kamu tidak cocok. Kamu tidak perlu menempatkan diri sebagai saya karena kamu tidak tahu bagaimana kehidupan saya berjalan. Tapi di luar semua itu, saya bisa menjalankan hidup saya sendiri, tanpa bantuan kamu" Tapi, prinsip Irin tetap satu sejak awal. "Kamu lihat aja, kamu bakal balik dan ngemis cinta sama aku!"
Puing luka de ummy12
24 partes Concluida
"Malam itu menjadi awal dari mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan." Aluna kehilangan segalanya dalam satu malam-rasa aman, harga diri, dan harapan. Ia hancur oleh luka yang tak terlihat mata, tapi mengoyak jiwanya habis-habisan. Kehamilan yang datang dari pemerkosaan membuatnya ingin menyerah. Namun dalam reruntuhan hidupnya, ada dua hal yang terus menahannya agar tetap berdiri: keluarga yang tak pernah berhenti mencintai, dan janin kecil dalam rahimnya yang menjadi alasan untuk bertahan. Sejak itu, Aluna membenci laki-laki. Ketakutannya begitu dalam, hingga setiap tatapan dan suara laki-laki bisa membuat tubuhnya gemetar. Tapi ia tidak bisa menolak kehadiran laki-laki itu-sosok yang bertanggung jawab, yang tak pernah pergi, yang terus mengirim bunga, hadiah, dan surat-surat haru berisi penyesalan serta doa. "Aku tahu aku tak bisa menghapus malam itu. Tapi setiap langkah yang kamu ambil hari ini, adalah langkah keberanian luar biasa. Kamu tidak sendirian." - A. Hari demi hari, tembok kebekuan di hati Aluna mulai retak. Bukan karena dia lupa, bukan karena dia memaafkan dengan mudah, tapi karena perlahan, ia mulai membuka diri terhadap kemungkinan: bahwa tidak semua luka harus berdarah selamanya. Akankah Aluna mampu menghadapi masa lalunya? Mampukah ia membiarkan seseorang masuk ke dalam hidupnya lagi-meski dari kejauhan? Sebuah kisah tentang luka, keberanian, dan cinta yang lahir dari kehancuran. Untukmu yang sedang berjuang: kamu tidak sendirian.
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
COMPLICATED cover
HEARTBREAKING (On Going) cover
Don't Talk About Money cover
Hidden love At School cover
Living with Brothers  [TAMAT]✓ cover
My Name is SYANARA (COMPLETED) cover
Selection cover
Cinta Yg Tumbuh Lewat Rahasia cover
Puing luka cover
ALVA ( Aldo & Vava) cover

COMPLICATED

19 partes Concluida

Gemilang High School "RAINKA!!" bentak revan kepada rainka membuat gadia itu terkejut bukan main "Kak tolongin aku,sakit "revan membantu vira berdiri dan menatap tajam ke arah rainka "Kamutu kenapa jadi kasar kek gini ha!!" "Tadi aku didorong sama rain sampe aku jatuh" adu vira kepada revan dengan bersandiwara serapi mungkin agar reva percaya dan bersimpati kepadanya,dan tujuan awalnya untuk membuat revan benci dan meninggalkan rainka "BOHONG!! lo emang iblis bermuka dua!lo sengaja fitnah gue supaya revan benci sama gue!!" Bentak rain kesal dam mencekal tangan vira " aww,sakit rain! Kak revan tolongin aku" ucap vira mencari perhatian revan "Cukup rainka!lepass!!" Revan menyentak tangan rainka dan terlepas dari tangan vira "Sekarang kamu pergi dari sini"usir revan " tapi aku gasalah van,yang salah itu dia,dia yang udah fitnah aku,kamu harus percaya sama aku" titah rain agar revan percaya kepadanya "Pergi" ucap revan dingin menusuk ke arah rainka "Tapi aku ga..." "PERGI BANGSAT!!! Ini cerita pertamaku dan murni dari Fikiran dan imajinasiku, banyak kesalahan dari cerita ini jadi mohon saran dan kritiknya untuk cerita ini.