SLS [1] My ice boy

SLS [1] My ice boy

  • WpView
    Reads 265,614
  • WpVote
    Votes 9,898
  • WpPart
    Parts 52
WpMetadataReadComplete Tue, Jul 7, 2020
[SELESAI] Akan ku sejajarkan langkah ku dan langkahnya. Akan ku kejar dirinya hingga dapat. Dan akan ku cairkan hatinya yang sedingin kutub utara. --------- --------- Dia dingin, melebihi benua artantika. Kisah tentang perjuangan seorang Keysa Ainsley yang ingin mendapatkan hati dari seorang Haikal saga athariz. Seorang ice boy serta Badboy tampan kelas kakap di sekolah barunya yang membuatnya begitu jatuh cinta pada haikal. Segala macam cara dan perjuangan telah Keysa lakukan demi mendapatkan balasan perasaan dari sesosok pria dingin tak berhati itu. Namun memang sifat dan hati haikal-lah yang memang tidak bisa di sentuh oleh siapapun itu. "Gue nggak pernah suka sama lo! Lo nggak punya harga diri masih mau ngejar-ngejar cowok yang nggak suka sama Lo?" Dan itu membuat Keysa ingin menghentikan saja perjuangnya. Akankah Keysa bertahan demi cintanya pada ice boy? Atau berhenti saja mengikhlaskan perasaanya yang belum terbalaskan? MY ICE BOY 2 [SEGERA TERBIT NOVEL]
All Rights Reserved
#74
myiceboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Shivviness[END]
  • Cewek Cuek [Completed]
  • SHILA [END]
  • AYKA
  • AKSA
  • REVANARA
  • [1] ARJ || SAD ENDING [Completed]
  • Key'vin [COMPLETED] ✅
  • Bad Girl VS Bad Boy *Sudah Terbit
  • My Ice Boy ✔ (TELAH TERBIT)

Suatu ketika aku bermimpi. Berlari tanpa arah di tengah jalan berkabut. Dan batu kecil pun bisa membuatku jatuh tersandung. Dengan rasa sakit, tak mampu berdiri sendiri. Aku menengadahkan kepala dan melihat sosok samar orang yang kusukai. Dia hanya terdiam seraya perlahan mengulurkan tangannya menanti aku tuk meraihnya. Begitulah... tangan itu memang harus kuraih sendiri. Aku harus berusaha menggapainya. "Akan kuraih..." sesaat aku berpikir seperti itu, seraya kuulurkan tanganku padanya. Kau tahu apa yang terjadi padaku kemudian?... Tanpa kusadari ada sosok lain yang sudah lebih dahulu mendekat dan membantuku kembali berdiri. Tangannya tak hanya terulur tetapi juga dengan erat menggenggamku. "Tenanglah." bisiknya, "Aku akan selalu ada untukmu." Kabut perlahan menghilang, memperlihatkan dengan jelas sosok didekatku itu. Aku tak terkejut. Aku sudah tahu, ternyata memang dia. Selalu dia... Karena bahagia sesederhana itu..

More details
WpActionLinkContent Guidelines