MY SELF
  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 12, 2020
Tarisha tidak tahu ia sedang berada dimana , banyak pepohonan disini , dan rumputnya sangat tebal sehingga ia takut salah pijak. "BRUUKKK" "argh" Baru saja berfirasat buruk seketika firasat itu terjadi. Ia jatuh ke dalam lubang yang entah batasnya sampai mana. Sebelum tak sadarkan diri ia melihat seorang laki-laki gagah di belakangnya... setelah kejadian tersebut Tarisha mengalami banyak hal aneh yg menurutnya tidak mungkin terjadi. Ini bukan terjadi padanya , namun pada seorang lelaki yang ia temui , dan seketika hidupnya bisa dibilang fantasi menurut orang yang tidak suka fiksi dan dari sinilah petualangan nya dimulai...
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • Destined for me 2
  • Ashita 2  :   your Memory Of Darkness
  • STORY OF RA - BOOK ONE
  • Transmigrasi Adella
  • Being a Good Papa [ End ]
  • Between Fate and Accident
  • Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅
  • TRAP!
  • Kenapa?...||Transmigrasi Chelsea (End)

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines