We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
IRSYA
  • WpView
    Reads 359
  • WpVote
    Votes 56
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 18, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Ketika membuka mata,Tasya sangat terkejut melihat Irgi memberikan mawar merah yang indah dan harum kepadannya. "Wah bagus banget kak,ini buat aku?"tanya Tasya girang. "Engga buat tukang becak"jawab Irgi asal. Tasya langsung mengerucutkan bibirnya. "Ya buat kamu lah,masa aku beliin tukang becak "jawab Irgi sambil cengengesan. Tasya hanya tersenyum dan berkata. "Beneran buat aku?ahhhh makasih kak" "Iya sama-sama"jawab Irgi tersenyum. Tiba-tiba krucukkk kruuucukk... Mohon maaf ya kalo masih banyak yang typo soalnya baru belajar:) Penasaran sama ceritaku? Ini hasil dari kegabutan:v Ayo baca cerita ku:)
All Rights Reserved
#315
ketos
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Adka Is BABY [FemDom]
  • Allya Theo Perjodohan? [On Going♡]
  • My Life With Him [End]
  • ||Perjodohan||✓
  • RAYANA Transmigrasi
  • He's My Boy [End]
  • Takdirku Untukmu (END)
  • dimana janji tersebut
  • Boyfriend
  • Felicity [On Going]

ᴄʜɪʟᴅɪsʜ ʙᴏʏ sᴛᴏʀʏ 𝟸 Adka Frederick itu : -Manja -Cengeng -Pintar -Ceria -Sok keras -Lucu dan tampan -Bayik gede! Sebaliknya Natasyan Karla itu : -Dominan -Keren -Mandiri -Pintar -Cantik -Suka jahilin Adka! __________ "Karla~ aku pinjam bahunya sebentar~" Adka merengek manja, matanya luyu dan beberapa kali mengedip. "Buat apa?" Adka tersenyum manis walau dengan mata yang sudah mengantuk. "Aku kepengen bobok... boleh ya?" Matanya memelas. Karla menggelengkan kepalanya tanda tak mengizinkan. "Ngg... Kenapa?" Karla hanya diam tanpa menjawab. Ia menampilkan wajah datar dan menyeramkan. Membuat lelaki di sampingnya itu menciut. "Karla, aku ngantuk tau!" Sedih banget dirinya di tolak begini. "Kamu bisa sandaran di bahu mami Ila." "Gak mau!" "Yasudah, jangan bobok kalo gitu." "Karla~" "Naon sih?" "Sandaran yaa? Boleh kan? Boleh dong!" Lelaki itu segera memeluk bahu sempit milik Karla dan bersandar di sana sembari memejamkan mata. "Apa sih peluk-peluk gini? Sesek tau!" "Bodo amat, tau! Adka tuh mau bobok! Karla diem aja deh." Pada akhirnya Karla hanya bisa pasrah. Punya pacar manja sok keras kayak Adka memang melelahkan, namun sikapnya itu lah yang membuat Karla nyaman dan ingin menjahili Adka terus-menerus. Eh, gimana ya kalo Adka di jahilin dengan embel-embel kata putus? Seru deh pasti!

More details
WpActionLinkContent Guidelines