We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Broken Home

Broken Home

  • WpView
    Reads 20
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Feb 14, 2020
WpInfo
Fiction
Romance
Manusia diciptakan dengan segala kelebihan dan kekurangan Dan manusia di ciptakan dgn keluarga yang nyaman dan utuh Mmmm... Tapi tidak dgn aku aku dilahirkan dgn keluarga yang sederhana dan sekarang smuanya sudah tidak sederhana karena saat ini aku hanya seorang anak yang sangat kesepia. Karena orng tua ku sudah bercerai
All Rights Reserved
#6
prologue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Juan [REVISI]
  • RUANG DEPRESI [ END ]
  • Sea Gentala (Tamat) ✔️
  • Aku, Luka Dan Lupa
  • Saat Semua Orang Berpaling
  • Little Father | End √
  • Merindukan senja
  • Senja yang mendung
  • Sehari Untuk Selamanya
  • Story Of Ansel

Ini bukan kisah romansa dimana si pangeran sekolah jatuh cinta dengan primadona sekolah, bukan pula kisah si badboy yang jatuh cinta dengan seorang gadis polos, apalagi kisah si tukang bully yang jatuh cinta dengan korbannya. Sekali lagi ku ingatkan, ini bukanlah kisah romansa remaja masa kini. Kisah ini hanyalah perjalanan hidup seorang remaja dalam menjalani hidupnya. Ini kisah seorang remaja yang mencoba bertahan di tengah kerasnya dunia, dimana ketidakadilan benar-benar nyata. Cerita ini penuh dengan diskriminasi terhadap ia yang tidak 'sempurna'. Tentang mereka yang terjebak dalam nerakanya dunia. Tentang segala luka dan tangisan yang teredam. Tentang ketidakadilan yang ia rasa, sebab keadilan hanya milik mereka yang 'berpunya'. Kisahnya tidak berhenti di sana, sebab masih banyak luka yang akan ia rasa. Mereka yang ia harapkan dapat menyembuhkan luka, nyatanya hanyalah pemberi luka paling banyak. Ia hanya berharap hadirnya dapat diberi kasih, tapi bagaimana bisa jika hadirnya saja tak pernah diharapkan. Karena ia adalah hadir yang membawa luka. Jangan pikir bahwa ia tak pernah melawan, karena nyatanya, ia akan selalu melawan meski perlawanannya tak pernah membuahkan hasil. Sebab keadilan bukanlah miliknya. Memangnya apa yang bisa diharapkan di dunia ini? Jika memang masih ingin bertahan, maka jangan terlalu berharap kepada seseorang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines