Awan yang terus terlihat baik-baik saja pun bisa terlihat tidak baik.
Sama seperti kamu.
Kamu yang membuat ku untuk mengenal lebih luas lagi apa itu dunia. Kamu yang mengajarkanku apa itu kesabaran yang tidak akan ada habisnya.
Untuk kamu, kita tidak akan tahu masa depan seperti apa. Tapi aku selalu berdo'a agar kamu tetap bahagia, jadilah sosok yang lebih baik dari yang sebelumnya. -unknown
| update : tidak tentu hari. |
"Kenapa dunia gak pernah kasih aku kesempatan buat bahagia? Bahkan orang yang aku anggap pemberi kebahagian pun gak pernah kasih hal itu.."
"Tuhan.. Kenapa aku dilahirkan dari keluarga yang hancur ini? Aku gak sekuat itu buat menghadapi semua masalah di dalamnya, aku capek.."
-
Fase hidup setiap orang itu berbeda-beda, dan setiap orang pasti akan merasakan titik terendah dalam hidupnya. Tapi, Tuhan juga gak akan setega itu sama hamba-Nya, Tuhan pasti bakal kasih kebahagian yang membuat hamba-Nya lupa bahwa sebelumnya dia pernah merasa sangat hancur.
Jangan sungkan untuk membaca, tapi ingat ini hanya fiktif belaka, jika ada kesamaan dalam nama tokoh, alur, atau bahkan tempat itu hanya sebuah kebetulan semata.
Selamat membaca kisah sederhana ini, semoga kalian suka!♡